Perhutani Dukung Penguatan Ekosistem Pangan Guna Kesejahteraan Petani

Sejumlah direksi BUMN menandatangani kerjasama peningkatan produksi pertanian, pembiayaan, dan pemasaran, beberapa waaktu lalu.

Penulis: Yoyok, Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 13 Januari 2022 | 14:50 WIB

Sariagri - Perum Perhutani mendukung upaya penguatan ekosistem pangan, rantai pasok pangan, dan kesejahteraan petani, peternak, petambak, dan nelayan melalui pembentukan induk usaha (holding) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan atau Id Food.

Direktur Utama Perum Perhutani, Wahyu Kuncoro, mengatakan bahwa Perhutani sangat membuka diri untuk melakukan kerja sama dengan pihak manapun sesuai dengan visi perseroan yaitu menjadi perusahaan pengelola hutan berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami sangat mendukung upaya memperkuat ekosistem pangan Indonesia dan kesejahteraan petani, peternak, petambak, dan nelayan melalui peningkatan produktivitas hasil pertanian, rantai pasok, akses pembiayaan, dan teknologi,“ ujar Wahyu secara tertulis di Jakarta, Kamis (13/1).

Pada Rabu (12/1), pemerintah meluncurkan BUMN Holding Pangan Indonesia atau Id Food. Selain itu, sebanyak enam BUMN menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam rangka melanjutkan Program Makmur. Keenam BUMN itu adalah Perum Perhutani, PT Pupuk Indonesia, PTPN III, BRI, PT Asuransi Kredit Indonesia. Program Makmur merupakan ekosistem yang menghubungkan produsen pangan hulu dengan segala kebutuhan, mulai dari ketersediaan pupuk, penjamin serapan, pasar, modal kerja, asuransi, hingga teknologi.

Menurut Wahyu,  tujuan nota kesepahaman yang akan berlaku selama 2 tahun ke depan tersebut adalah untuk menjajaki rencana kerjasama dalam rangka bidang penyaluran pendanaan pertanian dan perkebunan dan juga asuransinya, yang meliputi implementasi Program Makmur di areal pertanian atau perkebunan di wilayah kerja RNI, PTPN III, Perhutani, dan anak perusahaannya dalam rangka meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan kesejahteraan petani.

Baca Juga: Perhutani Dukung Penguatan Ekosistem Pangan Guna Kesejahteraan Petani
BUMN Pangan Id Food Didorong Perbaiki Rantai Pasokan Pangan

Selain memperkuat ekosistem dan rantai pasok pangan, Wahyu menambahkan Perhutani juga terus mengembangkan digitalisasi dan inovasi setiap lini bisnis agar tidak terdisrupsi. “Digitalisasi dan inovasi teknologi adalah keniscayaan,” jelas Wahyu.

Wahyu menambahkan hal itu untuk menghadapi tantangan sektor pangan yang semakin berat seperti perubahan cuaca, musiman, serta kenaikan sejumlah harga komoditas dan lonjakan biaya logistik serta produksi. “Ini problem global,” tukasnya.

Video Terkait