Waduh! Kota Ini Harus Lockdown 2 Tahun Akibat Siput Raksasa

Ilustrasi siput laut. (Foto: Unsplash)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Sabtu, 2 Juli 2022 | 16:30 WIB

Sariagri - Siput raksasa berukuran 20 sentimeter telah memaksa seluruh kota di Florida AS harus menjalani lockdown atau karantina selama 2 tahun. Pasalnya, siput yang seukuran tikus ini membawa parasit cacing paru yang menyebabkan meningitis pada manusia.

Karantina ini akan berlangsung selama dua tahun, namun berbeda dengan lockdown virus corona, dimana warga hanya dilarang memindahkan tanaman, tanah, sampah pekarangan, puing-puing, kompos, dan bahan bangunan di luar zona.

Departemen Pertanian dan Layanan Konsumen Florida (FDACS) mengkonfirmasi makhluk itu telah menetap di kota Port Richey, tepat di utara Tampa, pada 23 Juni dan daerah itu dikarantina pada hari berikutnya. Selain itu, siput juga merusak lingkungan, memakan lebih dari 500 tanaman berbeda, dan menyukai beton, yang merusak infrastruktur.

Zona karantina dimulai di sudut barat laut US Highway 19 dan Ridge Road. Kemudian diLanjutkan ke timur di Ridge Road, selatan di Little Road, barat di Trouble Creek Road, utara di US Highway 19.

Menurut Departemen Pertanian A.S., siput darat pertama kali terlihat di Florida selatan pada 1960-an dan butuh hampir 10 tahun dan biaya 1 juta dolar AS untuk membersihkan area tersebut. Siput ini berkembang biak dengan cepat, menghasilkan sekitar 1.200 telur dalam setahun.

"Setiap siput mengandung organ reproduksi betina dan jantan," kata Departemen Pertanian Amerika Serikat dalam sebuah pernyataan.

"Setelah kawin tunggal, setiap siput dapat menghasilkan 100 hingga 500 telur. Siput ini dapat bereproduksi beberapa kali lagi tanpa kawin lagi. Mereka dapat menghasilkan cengkeraman telur setiap dua sampai tiga bulan,"tambahnya

Baca Juga: Waduh! Kota Ini Harus Lockdown 2 Tahun Akibat Siput Raksasa
5 Jenis Burung Kepodang yang Ada di Dunia

Siput ini juga sulit dibasmi karena tidak memiliki predator alami. Setiap siput dapat hidup hingga sembilan tahun dan tumbuh hingga delapan inci panjangnya, kira-kira seukuran tangan orang dewasa dari ujung jari hingga lipatan di bawah telapak tangan.

Pengobatan untuk membasmi hama ini dimulai pada Rabu, 29 Juni 2022, yaitu menggunakan pestisida bernama metaldehyde yang dikenal dapat mengendalikan siput dan siput.

Video Terkait