Seputar Burung Bangau, Satwa yang Menjadi Simbol Banyak Kebudayaan

Ilustrasi burung bangau (pixabay)

Editor: Tanti Malasari - Kamis, 23 Juni 2022 | 20:50 WIB

Sariagri - Bangau bangau merupakan jenis burung dari family Ciconiidae yang memiliki badan yang cukup besar dan memiliki kaki serta leher yang panjang. Selain itu bangau juga memiliki paruh yang kuat, besar, dan tebal.

Tahukah kamu jika burung ini sering dianggap sebagai simbol dari banyak kebudayaan. Seperti misalnya dalam mitologi Yunani, bangau dianggap sebagai utusan dari para dewa. Sementara di Tiongkok, dipercaya mewakili kekuatan, kemurnian, umur panjang, dan kesabaran.

Karakteristik burung bangau

Gerakan burung bangau diawali dengan sikap berdiri dengan tegak untuk memulai menirukan gerakan burung bangau berjalan. Sikap permulaan menirukan burung bangau adalah dengan lentangkan lebarkan kedua tangan masing-masing ke kanan serta kekiri.

Salah satu kaki ditekuk sebagai cerminan kaki bangau ketika berjalan. Kaki yang satunya hanya menjaga keseimbangan badan. Bangau dapat terbang dengan kecepatan 48 kilometer per jam. Selama burung terbang, leher mereka akan berbentuk seperti huruf S.

Tidak seperti burung lainnya yang dapat berkicau, burung ini ternyata tidak bersuara. Karena bangau tidak memiliki organ suara yang disebut syrinx. Burung ini berkomunikasi dengan cara mengadu paruh.

Hampir semua spesies bangau ini merupakan burung air yang tidak berenang dan berada di alam liar. Umur bangau dapat mencapai 15 tahun dan bisa mencapai 25 tahun jika hidup di penangkaran.

Spesifikasi bangau

Dilansir melalui laman Cornell Lab of Ornithology, bangau memiliki 19 spesies dan dikelompokan menjadi enam genus yakni,

• Genus Anastomus memiliki dua spesies
• Genus Ciconia memiliki tujuh spesies
• Genus Ephippiorhynchus memiliki dua spesies
• Genus Jabiru memiliki satu spesies
• Genus Leptoptilos memiliki tiga spesies
• Genus Mycteria memiliki empat spesies.

Setidaknya terdapat 64 spesies bangau yang tersebar di berbagai benua, kecuali Antartika. Burung ini banyak ditemui di tepi danau, sungai, rawa, kolam, dan persawahan untuk mencari makan. Tak heran mereka juga dikenal dengan nama burung bangau sawah.

Makanan kesukaan burung ini adalah katak, ikan, cacing, dan mamalia kecil di pantai dan lahan basah. Saat mencari makan mereka akan duduk tanpa bergerak atau bahkan berdiri di air dangkal dan menunggu sampai mangsa mereka datang.

Ketika mangsa datang, bangau langsung menangkapnya dengan paruh mereka yang kuat dan langsung menelannya secara utuh.

Jenis Bangau yang Ada di Indonesia

Tahukah kamu ternyata menurut International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) sebanyak 7,38% spesies burung di Indonesia masuk dalam kategori terancam punah pada Red List, termasuk, salah satunya, bangau.

1. Bangau Storm

Bangau storm adalah burung pemakan ikan dan merupakan hewan yang bereproduksi dengan cara bertelur. proses fertilisasi pada burung bangau terjadi di dalam oviduk.

Spesies bangau storm hanya tersebar di empat negara Asia Tenggara, yakni Brunei, Malaysia, Thailand, dan Indonesia.

Di Indonesia sendiri bangau ini ada di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Namun sayangnya bangau storm menjadi bangau yang masuk dalam daftar IUCN terancam punah dan menjadi salah satu hewan dilindungi berdasarkan UU No.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Ancaman mereka yang harus dihindari yaitu buaya, biawak, ular sanca dan burung elang.

2. Bangau Tong-Tong

Bangau tong-tong memiliki ukuran tubuh yang cukup besar yakni berukuran 110 cm. Paruh yang dimiliki oleh jenis spesies bangau yang satu ini juga amat panjang, keras serta tebal. Bulunya berwarna hitam pada bagian sayapnya.

Ssedangkan di bagian punggung dan perut, bangau tong-tong memiliki bulu berwarna putih. Uniknya di bagian leher, bangau tong-tong tidak memiliki bulu.

Baca Juga: Seputar Burung Bangau, Satwa yang Menjadi Simbol Banyak Kebudayaan
5 Jenis Burung yang Dinobatkan Mempunyai Kaki Terpanjang

Habitat mereka adalah daerah rawa, tambak, persawahan ataupun di dekat pantai dengan hidup saling berpasangan.

3. Bangau Bluwok

Jenis selanjutnya bangau bluwok. Burung bangau bluwok memiliki tubuh besar dengan ukuran yang mencapai 91-95 cm

Burung ini memangsa ikan dan menjadikan pohon gelam untuk dijadikan sebagai tempat mencari makan, membuat sarang dan beristirahat. Habitatnya adalah area hutan bakau, rawa, maupun sawah.

Kamu bisa menemukan bangau ini di Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Indonesia yang ada di Pulau Sumatra, Jawa, dan Sulawesi.

Video Terkait