Seekor Elang Langka Dilepasliarkan di SM Pulau Semama

Elang langka. (BKSDA)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 23 Juni 2022 | 19:55 WIB

Sariagri - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Conservation Action Network (CAN) melaksanakan pelepasliaran seekor Elang laut dada putih (Haliaeetus leucogaster), di Suaka Margasatwa (SM) Pulau Semama, Selasa (21/6/2022).

Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan oleh Dokter Hewan dan observasi perilaku selama kurang lebih 6 bulan, Elang laut dada putih yg diberi nama Juve berasal dari penyerahan masyarakat di Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau dinyatakan lulus untuk dilepasliarkan.

Kepala BKSDA Kaltim, Ivan Yusfi Noor menjelaskan SM Pulau Semama merupakan salah satu kawasan konservasi yg dikelola oleh Seksi Konservasi Wilayah I Berau, Balai KSDA Kalimantan Timur yang terletak di Kab. Berau, Prov. Kalimantan Timur.

"SM Pulau Semama sangat sesuai untuk lokasi pelepasliaran, selain berstatus kawasan konservasi, juga merupakan habitat dari burung Elang laut dada putih," katanya.

Sebelum dilepasliarkan, elang laut dada putih ini telah ditempatkan dalam kandang habituasi di SM Pulau Semama sejak tanggal 11 Juni 2022. Dengan harapan, saat dilepasliarkan sudah dapat beradaptasi dengan lingkungan disekitarnya.

Baca Juga: Seekor Elang Langka Dilepasliarkan di SM Pulau Semama
150 Elang Mati Karena Turbin, Perusahan Energi Angin di AS Didenda 114 M

Ivan berharap agar tidak ada lagi masyarakat yang memelihara satwa dilindungi Undang-undang. Sebagaimana diketahui, bahwa dalam ancaman pidana yang melanggar sesuai Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 diancam pidana penjara 5 tahun dan denda Rp200 juta.

Untuk diketahui, elang laut dada putih adalah satwa yang dlindungi yang tertuang di dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi.

 

Video Terkait