KLHK Dorong Pelaku Industri dan Masyarakat Lestarikan Lingkungan

Kementerian Lingkungan Hidup dan Perikanan (menlhk.go.id)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 22 Juni 2022 | 19:25 WIB

Sariagri - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia mendorong pelaku industri dan masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya konservasi dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

"Dalam perjalanan mengupayakan keberlanjutan, berbagai pemangku kepentingan harus dilibatkan, dari pemerintahan, pemain industri daur ulang, hingga masyarakat," kata Kepala Biro Humas KLHK RI Nunu Anugrah.

Tiga langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan memilah sampah, melakukan daur ulang, serta memilih kemasan plastik berukuran besar saat menggunakan plastik.

"Masyarakat Indonesia harus living by example dengan melakukan aksi-aksi untuk melestarikan lingkungan," ujar Nunu.

Sementara Ketua Umum Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) Christine Halim mengatakan kemasan plastik berukuran besar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi karena dapat ditemukan secara lebih mudah dan memiliki berat masa yang dapat terukur lebih baik.

Ia menuturkan dengan langkah-langkah kecil yang dilakukan, keluarga bisa berkontribusi besar bagi lingkungan, seperti meminimalisir sampah yang berakhir ke laut, menjaga keanekaragaman hayati, mengurangi emisi karbon plastik, dan mendukung ekonomi sirkular.

Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN) yang dilakukan dengan kolaborasi antara Le Minerale dengan KLHK, ADUPI, dan Ikatan Pemulung Indonesia berhasil mengumpulkan sampah plastik hingga 6.300 ton dalam satu tahun.

Baca Juga: KLHK Dorong Pelaku Industri dan Masyarakat Lestarikan Lingkungan
KLHK Canangkan Anggaran Rp20 Miliar di 2022 untuk Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan

"Sebagai produsen yang menggunakan plastik sebagai kemasan, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa sisa konsumsi produk kami terkelola dan tidak menumpuk di TPA (tempat pemrosesan akhir), melainkan dapat menjadi bahan baku untuk produk yang bermanfaat," kata Direktur Le Minerale Johan Muliawan.

Program GESN diharapkan dapat mendorong utilisasi daur ulang plastik untuk nilai ekonomi yang lebih tinggi, menyediakan recycle points di berbagai lokasi, dan terus berupaya mengedukasi masyarakat Indonesia untuk bijak dalam mengelola plastik.

Video Terkait