Indonesia Miliki Peran Penting di Forum Diplomasi Lingkungan

Deforestasi untuk kelestarian hutan dan lingkungan. (Pixnio)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 13 Juni 2022 | 16:50 WIB

Sariagri - Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), Sigit Reliantoro mengatakan Indonesia berperan penting dalam berbagai forum diplomasi lingkungan global dan telah menyampaikan berbagai capaian, termasuk penurunan angka deforestasi dan berbagai kebijakan untuk mendorong penurunan emisi gas rumah kaca.

"Sebetulnya kita berhasil dari sisi diplomasi lingkungan menyuarakan kepentingan Indonesia, juga keberhasilan Indonesia. Kalau dilihat kita diundang secara spesifik di forum G7, artinya peran Indonesia semakin penting di forum-forum diplomasi lingkungan," kata Dirjen PPKL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ,Sigit dalam acara temu media di Jakarta, Senin.

Sigit mengatakan bahwa dalam bidang lingkungan hidup dimulai sejak 1970-an ketika cikal bakal KLHK berdiri usai Konferensi Stockholm, yang merupakan konferensi pertama PBB terkait lingkungan hidup pada 1972.

Sejak saat itu, Indonesia mengikuti berbagai konvensi global terkait lingkungan hidup, termasuk meratifikasi Perjanjian Paris lewat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016.

Baca Juga: Indonesia Miliki Peran Penting di Forum Diplomasi Lingkungan
Peringati Hari Ozon Sedunia, Menteri LHK Soroti Hal Ini

Dalam konferensi pers membahas Stockholm +50 dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 itu, Sigit menjelaskan bahwa Indonesia sudah melakukan berbagai langkah menghadapi berbagai isu lingkungan hidup, seperti kebakaran hutan dan lahan, pengelolaan sampah dan limbah, pencemaran lingkungan dan penanganan perubahan iklim.

Diplomasi lingkungan Indonesia juga terus dilakukan dan membuahkan hasil mengingat Indonesia memiliki berbagai faktor penting untuk menangani perubahan iklim, seperti gambut, mangrove, hutan dan keanekaragaman hayati.

"Itu sangat esensial untuk mendukung penanganan perubahan iklim dan keanekaragaman hayati," kata Sigit.

Video Terkait