Investor Incar Gili Petagan Lombok Jadi Taman Satwa

Ilustrasi Gili Petagan. (caderabdul.wordpress.com)

Editor: M Kautsar - Senin, 6 Juni 2022 | 12:50 WIB

Sariagri - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Nusa Tenggara Barat Mohammad Rum mengatakan investor domestik mengincar Gili Petagan, Kabupaten Lombok Timur, dijadikan kawasan wisata taman satwa.

"Kawasan Gili Petagan seluas 40 hektare. Itu satu pulau, indah memang. Ada mangrove, itu yang menjadi nilai jual," kata Mohammad Rum, di Mataram, Minggu (5/6/2022).

Menurut dia, investor yang melirik Gili Petagan tersebut berkomitmen berinvestasi. Hal itu dibuktikan dengan mengajukan permohonan pada awal 2022 dan sudah melakukan survei lapangan secara langsung. DPMPTSP NTB sudah memberikan rekomendasi kepada investor tersebut. Kemudian rekomendasi itu dikirim ke Kementerian Kelautan dan Perikanan selaku lembaga yang memiliki kewenangan memberikan izin investasi.

"Rekomendasi sudah dibawa oleh investor sejak Maret 2022, sekarang bolanya ada di pusat," ujar Rum.

Ia menyebutkan nilai investasi yang akan digelontorkan oleh investor tersebut mencapai Rp400 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun tempat penginapan (resort) di darat dan resort terapung, serta permainan air.

Menurut Rum, jika kawasan wisata taman satwa di Gili Petagan jadi dibuka, tentu memberikan dampak besar bagi perekonomian daerah karena akan muncul berbagai usaha dan ribuan peluang kerja bagi masyarakat sekitar, seperti jasa transportasi laut dan usaha lainnya.

Baca Juga: Investor Incar Gili Petagan Lombok Jadi Taman Satwa
Ritual Narokng Padi Diharapkan Menjadi Agenda Wisata Singkawang



Melihat komitmen investor tersebut, DPMPTSP NTB terus memberikan pelayanan dan memfasilitasi proses perizinan di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Jadi kita kawal, itu bentuk pelayanan kepada investor, kami tidak lepas mereka ketika itu bukan kewenangan provinsi, siapa pun punya kewenangan kami kawal," katanya.

Video Terkait