Filipina Jadi Tempat Tinggal Berbagai Hewan Langka di Dunia

Ilustrasi elang filipina (Piqsels)

Editor: Tanti Malasari - Jumat, 3 Juni 2022 | 20:20 WIB

Sariagri - Filipina adalah negara yang letaknya berdekatan dengan Indonesia. Negara ini juga merupakan negara kepulauan, dengan jumlah kurang lebih 7.100 pulau. Namun hanya sekitar 2.000 pulau yang berpenghuni.

Seluruh wilayah negara ini berbatasan dengan laut. Hal ini menjadikan Filipina negara dengan garis pantai terpanjang ke-5 di dunia. Menyandang sebagai negara kepulauan, membuat Filipina sangat kaya akan jenis-jenis fauna.

Melihat wilayah dan kekayaan alamnya, maka tak heran jika Filipina bisa menjadi rumah bagi banyak spesies hewan. Berdasarkan hasil observasi yang pernah dilakukan, Filipina menjadi negara yang memiliki tingkat penemuan spesies baru tertinggi dunia. 

Bagaimana tidak, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, ada sebanyak 16 spesies mamalia baru yang sudah berhasil ditemukan di negara ini.

Tak heran mengapa negara ini menjadikan hewan Elang Filipina sebagai simbol negaranya. Elang Filipina adalah yang terbesar dari semua elang dan dinyatakan sebagai burung nasional Filipina pada tahun 1995.

Tingginya yang bisa mencapai 1 meter dengan rentang sayap 2 meter menjadikan burung elang ini menjadi jenis elang yang terbesar. 

Namun sayangnya, banyak ulah-ulah nakal pemburu yang ingin memiliki burung ini. Akibatnya kini populasinya menurun drastis dan masuk dalam kategori hewan sangat terancam punah di dunia.

Untuk menjaganya, pemerintah Filipina memberlakukan hukuman seberat-beratnya kepada pemburu dan orang yang membunuh hewan ini. Tidak tanggung-tanggung, bagi yang tertangkap memburu elang ini akan diberikan sanksi 12 tahun penjara dan denda yang berat.

Selain elang, Filipina juga memiliki jenis kerang laut paling langka dan paling mahal di dunia, yang bernama The Conus Gloriamus. Kerang ini satu dari 12.000 spesies yang ditemukan di laut Filipina. 

Pelelangan pertama dari kerang ini saja memiliki harga fantastis yaitu USD 5.000 atau sekitar Rp72 juta untuk satu kerang. Dari kerang, Filipina menghasilkan mutiara.

Lagi-lagi, mutiara terbesar ditemukan di laut Filipina. Berkat kehadiran mutiara tersebut, negara ini punya nama lain yaitu Mutiara Laut dari Orien.

Baca Juga: Filipina Jadi Tempat Tinggal Berbagai Hewan Langka di Dunia
Spesies Monyet Hibrida Baru Telah Diidentifikasi Di Kalimantan

Mutiara ini ditemukan oleh penyelam di Laut Palawan pada tahun 1934. Kemudian mutiara ini diberi nama Mutiara Lao Tzu. Bobotnya sampai 6,35 kg, panjang 24 cm dan diameter 0,4 cm. Mutiara Lao diperkirakan berumur 600 tahun.

Selanjutnya fauna langka lainnya adalah Reticulated Python, ular terpanjang di dunia. Ular ini juga masuk kategori reptil terpanjang di dunia, dengan panjang sampai 8,7 meter. Reticulated Python tinggal dan lestari di alam Filipina.

 

Video Terkait