6 Wisata Mangrove di Indonesia, Bisa Jadi Pilihan Destinasi Liburan

Wisata Mangrove PIK. (Foto: Wikimedia Commons)

Editor: Putri - Rabu, 25 Mei 2022 | 18:40 WIB

Sariagri - Tidak sekadar memberikan manfaat terhadap lingkungan, hutan mangrove bisa dijadikan sebagai tempat wisata. Dengan wisata mangrove, kamu dapat menikmati keindahannya dan menghilangkan penat.

Terdapat berbagai taman wisata mangrove di Indonesia, salah satunya bahkan ada di Jakarta. Menikmati asrinya hutan mangrove bisa menjadi solusi bagi kamu yang tengah bingung ingin berlibur ke mana.

Mengutip berbagai sumber, berikut taman wisata mangrove yang ada di Indonesia.

1. Wisata Mangrove PIK

Taman ini merupakan ekosistem lahan basah yang didominasi oleh pepohonan mangrove. Taman mangrove ini memiliki luas 99,82 hektare, terletak di kelurahan Kamal Muara, bersebelahan dengan kawasan Pantai Indah Kapuk di Jakarta Utara.

Mengutip situs resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, lokasi taman ini mudah dijangkau dengan transportasi umum atau dengan menggunakan sepeda dari pusat kota Jakarta atau Tangerang.

Taman Wisata Alam Angke Kapuk merupakan kawasan konservasi alam mangrove yang dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi alam.

Diketahui bahwa taman mangrove ini habitat beberapa jenis satwa liar. Pesona taman mangrove PIK ini didapatkan dari ekosistem alamnya. Selain itu, terdapat belasan camping ground untuk pengunjung yang mau bermalam atau berkemah.

2. Wisata Mangrove Surabaya

Mangrove Wonorejo Rungkut, Surabaya, memiliki area dengan luas kurang lebih 200 hektare. Area tersebut ditanami berbagai tanaman bakau. Taman wisata ini menggabungkan wisata rekreasi dan edukasi.

Mengutip situs resmi Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya, pada awalnya kawasan konservasi alam ini dibuat untuk mencegah abrasi di wilayah Timur Kota Surabaya.

Pemerintah Kota Surabaya kemudian membuka lokasi ini untuk umum. Ekowisata Mangrove ini diketahui memiliki daya tarik dari keasrian alamnya.

3. Wisata Mangrove Gunung Anyar

Tidak hanya di Wonorejo, terdapat hutan mangrove lainnya di Surabaya. Hutan Mangrove Gunung Anyar berada di Jalan Medokan Sawah, Gunung Anyar, Surabaya.

Untuk melihat hutan bakau di taman mangrove ini, kamu bisa menggunakan perahu. Namun, untuk menyusuri kawasan hutan mangrove dengan perahu dikenakan biaya tambahan.

4. Hutan Mangrove Karimunjawa, Jawa Tengah

Selain pantai-pantainya yang cantik, Karimunjawa memiliki destinasi wisata hutan mangrove. Hutan mangrove di Karimunjawa terkenal dengan keindahan dan kesejukannya.

Saat berada di Hutan Mangrove Karimunjawa, pengunjung bisa melakukan trekking di atas jalur trek kayu sepanjang 1,3 kilometer.

Setelah berjalan sejauh sekitar 700 meter, pengunjung bisa menemukan menara pandang tinggi yang bisa digunakan untuk melihat luasnya area pariwisata hutan bakau Karimunjawa.

Dari ketinggian menara pandang ini kamu dapat melihat Pulau Cemara Besar, Pulau Cemara Kecil, dan Pulau Menyawakan.

5. Hutan Mangrove Kulonprogo, DIY Yogyakarta

Di provinsi DI Yogyakarta tepatnya kabupaten Kulonprogo, terdapat hutan mangrove yang memanjang dari timur ke barat. Hutan tersebut bersisian dengan sungai yang muaranya bersatu dengan Sungai Bogowonto di Pantai Congot.

Saat berada di Hutan Mangrove Kulonprogo, kamu dapat trekking di jembatan bambu yang dibangun di atas air. Area tersebut juga dapat menjadi spot foto yang menarik.

Beberapa bangunan bambu juga dibangun menjadi jembatan. Konstruksi jembatan dibuat begitu megah dengan menaranya yang menjulang tinggi sehingga cantik dijadikan latar berfoto.

Baca Juga: 6 Wisata Mangrove di Indonesia, Bisa Jadi Pilihan Destinasi Liburan
Ada 7 Fungsi Ekologis Hutan Mangrove, Apa Saja?

Ada sekitar empat jembatan unik dan megah yang melintang di atas sungai pada destinasi wisata ini.

6. Hutan Mangrove Tarakan, Kalimantan Utara

Luas Hutan Mangrove Tarakan mencapai 21 hektare dan menyimpan berbagai jenis tanaman bakau. Hutan Mangrove Tarakan merupakan paru-paru kota Tarakan karena berada di dekat daerah pesisir.

Berbagai penelitian sering dilakukan di Hutan Mangrove Tarakan untuk mengamati ekosistem tanaman bakau. Kamu dapat mengunjungi hutan mangrove ini dari pukul 9 pagi hingga 5 sore.

Pengunjung hanya dikenakan biaya Rp5.000 untuk menikmati wisata di hutan mangrove yang indah ini.

Video Terkait