Polisi Tangkap 2 Orang Pelaku Pembalakan Liar Kayu di Ponorogo

Pelaku pembalakan liar. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 20 Mei 2022 | 17:05 WIB

Sariagri - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo, Jawa Timur berhasil mengamankan 2 orang pelaku pembalakan liar kayu sonokeling (Dalbergia latifolia), di hutan lindung milik Perhutani.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Ponorogo,  Ipda Guling Sunaka mengatakan kedua orang pelaku yang berhasil ditangkap, masing-masing berinisial S dan P, warga Kabupaten Madiun.

“Kedua pelaku ilLegal logging ini, kami tangkap saat mengangkut kayu hasil curian, jenis sono keling dari hutan lindung di wilayah kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Modusnya komplotan ini beraksi dini hari sekitar pukul 02.30 dengan tujuan agar tidak terendus petugas,” beber Kanit Pidum Satreskrim Polres Ponorogo,  Ipda Guling Sunaka kepada Sariagri, Kamis (19/5/2022).

Namun saat diinterogasi petugas, keduanya mengaku baru pertama melakukan aksi pencurian kayu di hutan milik perhutani.  Dari tangan kedua pelaku berhasil diamankan barang bukti 7 gelondong kayu sonokeling. sementara 3 rekan pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

“Kedua pelaku yang tertangkap ini mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian kayu milik perhutani. Mereka melakukan kejahatan itu karena tergiur ajakan ketiga temannya yang saat kejadian berhasil kabur,” imbuhnya.

Ipda Guling Sunaka menambahkan kayu sonokeling tersebut rencananya akan dijual kepada seorang penadah yang kini juga tengah dalam penyelidikan polisi.

Baca Juga: Polisi Tangkap 2 Orang Pelaku Pembalakan Liar Kayu di Ponorogo
Polisi Buru 7 Pelaku Pembalakan Liar Kayu Sonokeling Perhutani, 1 Penadah Berhasil Diringkus

“Penadahnya sedang kami selidiki. Selain barang bukti 7 gelondong kayu sonokeling yang sudah dipotong dengan berbagai ukuran, kami sita juga 1 unit kendaraan pikab bernopol AD 1858 RS yang digunakan untuk mengangkut,” kata dia.

Akibat perbuatannya, para pelaku diancam undang-undang RI tahun 2013, pasal 83 ayat 1 KUHP tentang pencegahan dan perusakan hutan, dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama lima tahun.

 

Video Terkait