Hutan di Dalam Lubang Raksasa Sedalam 192 Meter Ditemukan di Cina Selatan

Ilustrasi hutan dalam lubang (Youtube)

Editor: Tanti Malasari - Jumat, 20 Mei 2022 | 11:30 WIB

Sariagri - Sariagri - Para penjelajah Cina telah menemukan lubang raksasa yang tersembunyi atau sinkhole di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Cina Selatan, yang menyimpan jajaran hutan purba yang menakjubkan di dasarnya.

Pohon-pohon yang ada di hutan tersebut rerata setinggi 40 meter dan ada kemungkinan ada banyak bentuk kehidupan lain yang belum pernah terlihat sebelumnya, menurut ndtv.com mengutip dari kantor berita Xinhua.

Lubang atau sinkhole raksasa tersebut memiliki kedalaman 192 meter, panjang 304 meter lebih, dan lebar sekitar 149 meter. Ini adalah salah satu dari 30 lubang atau sinkhole yang diketahui terletak di Kabupaten Leye di sebuah wilayah otonom di Cina yang terdiri dari jajaran pegunungan karst.

Para penjelajah gua harus mendaki selama beberapa jam sebelum mencapai dasar lubang. Di sana, mereka menemukan tiga pintu masuk. Dasar lubang dilapisi dengan hutan primitif yang terpelihara dengan baik.

Chen Lixin, pemimpin tim ekspedisi gua Guangxi 702, mengatakan bahwa pohon-pohon kuno di bagian bawah tingginya hampir 40 meter, dan tanaman peneduh yang lebat setinggi bahu.

Lixin mengatakan, di dalam lubang atau gua itu kemungkinan ada spesies yang belum pernah dilaporkan atau dijelaskan oleh ilmu pengetahuan sampai sekarang.

Baca Juga: Hutan di Dalam Lubang Raksasa Sedalam 192 Meter Ditemukan di Cina Selatan
Dorong Pendapatan, Lembaga Desa Hutan Bisa Kembangkan Agrowisata



"Ini adalah berita keren," George Veni, direktur eksekutif National Cave and Karst Research Institute (NCKRI) di AS, mengatakan kepada Live Science. Dia mengatakan di sebagian besar belahan dunia lainnya, lubang runtuhan mungkin hanya berdiameter satu atau dua meter dan tidak ada deskripsi hutan semacam itu.

Wilayah Guangxi dikenal dengan bentang alam karstnya yang indah, yang terbentuk terutama oleh hancurnya batuan dasar. Cina Selatan memiliki kekayaan formasi Karst yang membuat kawasan ini dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

 

Video Terkait