Mengenal 5 Jenis Kayu yang Bisa Dijadikan Furniture

Ilustrasi kayu. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Dera - Sabtu, 30 April 2022 | 22:00 WIB

Sariagri - Kayu biasanya menjadi bahan paling umum untuk digunakan sebagai perabot rumah tangga dari lemari, tempat tidur, meja bahkan hingga lantai. Tidak hanya Indonesia, penggunaan kayu bahkan dilakukan di seluruh dunia.

Melansir sejumlah sumber, kayu memiliki beragam jenis dan daya tahan yang berbeda-beda. Ingin tahu apa saja jenisnya? 

Berikut beragam jenis kayu yang sering dijadikan furniture:

Kayu jati

Bukan rahasia lagi jenis kayu jati memiliki harga yang fantastis. Namun kayu ini memang sering dijadikan sebagai furniture karena kualitasnya yang tahan lama atau awet.

Selain itu, kelebihan kayu jati adalah dapat tahan terhadap jamur, cuaca dan air sekalipun. Minyak pada kayu jati cukup tinggi sehingga menjadikannya kuat dan tahan lama.

Kayu Merbau

Kayu merbau sering dijadikan sebagai furniture. Kayu yang satu ini kerap kali dijadikan sebagai alternatif dari kayu jati. Kelebihan kayu ini tahan terhadap cuaca dan serangga.

Kayu pinus

Tidak semahal kayu jati, kayu pinus masih memiliki harga yang terjangkau. Kayu pinus juga sering dijadikan sebagai furniture. Kayu yang satu ini berwarna lebih terang dan mudah ditimpa warna lain.

Kayu pinus dikenal juga sebagai kayu jati Belanda karena merupakan bahan daur ulang. Meski demikian, kayu pinus tidak sekuat kayu jati.

Baca Juga: Mengenal 5 Jenis Kayu yang Bisa Dijadikan Furniture
Punya Harga Selangit, Ini Fakta Menarik Kayu Gaharu yang Mendunia

Kayu mahoni

Kayu mahoni sering dijadikan bahan dasar untuk mebel dari Jepara. Meski demikian, kayu mahoni rentan diserang rayap dan tidak seawet kayu jati.

Kayu maple

Kayu maple identik dengan keras, berat dan anti lembab. Daya tahan kayu yang satu ini bisa bertahun-tahun tanpa mengalami banyak kerusakan.

Video Terkait