Penelitian Buktikan Seberapa Cerdasnya Gajah Hingga Bisa Miliki Empati

Ilustrasi Gajah. (Sariagri/Pixabay)

Editor: Reza P - Sabtu, 2 April 2022 | 21:30 WIB

Sariagri - Gajah merupakan hewan mamalia darat yang memiliki postur fisik besar. Pada kehidupannya, hewan berkaki empat ini biasa hidup dalam kelompok kecil yang dipimpin oleh gajah betina senior. Salah satu keunikan yang dimiliki oleh gajah ialah belalainya yang panjang.

Dikatakan oleh Andrew Schulz, insinyur mesin yang berasal dari Georgia Tech di Atlanta mengatakan bahwa gajah adalah hewan satu-satunya yang memiliki hidung berukuran panjang tanpa tulang yaitu belalai. Selain belalainya, keunikan lain yang dimiliki gajah terdapat gading besar yang menjulur ke bawah. 

Gading ini sebenarnya gigi seri yang dipunyai oleh gajah dan akan terus tumbuh memanjang seiring masa kehidupannya.

“kamu menyangka jika semua gajah memiliki gading, padahal hanya gajah Afrika yang memiliki gading, baik yang jantan maupun betina. Berbeda dengan Gajah Asia, hanya gajah jantan saja yang memiliki gading,” ujar Andrew.

Namun, Sobat Agri tahu tidak jika gajah tergolong hewan cerdas yang terkenal akan setia pada kawanannya?

Dalam penelitian yang mengikutsertakan 26 gajah yang ada di Elephant Nature Park, Thailand. Ketika diamati oleh para peneliti, gajah yang dilanda rasa stres akan terlihat dengan ekor tegak, telinga melebar, bersuara seperti terompet atau gemuruh, kemudian buang air tiba-tiba. 

Berdasarkan hasil dari penelitian, beberapa ilmuwan yang mempelajari dan meneliti bagaimana cara gajah menenangkan temannya yang stres karena lingkungannya secara alamiah di habitatnya, gajah akan menyentuh temannya dengan belalai mereka.

Mengejutkannya, selang beberapa waktu gajah yang merasakan belaian belalai gajah lainnya kembali tenang dan tingkat stres yang dihadapi menurun. Seakan gajah tersebut diberikan pelukan hangat dari temannya. Di penelitian ini para ilmuwan membuat suasana sealami mungkin seperti di habitat aslinya. 

Tidak hanya itu, ternyata gajah juga memiliki rasa empati yang besar terhadap kawanannya. Mereka selalu memperhatikan kawananya yang sedang kesusahan, dan akan siap menolong jika temannya menghadapi kesulitan. 

Baca Juga: Penelitian Buktikan Seberapa Cerdasnya Gajah Hingga Bisa Miliki Empati
Ternyata Ini Asal Mula Kenapa Singa Dapat Julukan Si Raja Hutan

Bahkan, ada penelitian yang menemukan gajah yang bersedih saat melihat temannya mati terbunuh oleh predator. Selain itu, layaknya manusia, gajah betina memiliki tanggung jawab sebagai Ibu yang harus merawat gajah-gajah yang masih kecil. 

Meskipun gajah-gajah tersebut bukan anak mereka, gajah betina tetap merawat semua anak seolah mereka anak yang ia lahirkan. Para ilmuwan menyadari bahwa kecerdasan gajah tidak hanya terdapat dari cara berpikirnya, namun juga cara mereka membangun hubungan.

Video Terkait