Momen Langka! Laba-laba Makan Kelelawar, 'Duel' bak Spiderman Vs Batman

Gambar Laba-laba memakan kelelawar. (Livescience)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 24 Maret 2022 | 12:20 WIB

Sariagri - Seekor laba-laba invasif di Inggris berhasil menangkap dua kelelawar di jaringnya, pemandangan yang baru pertama kali ditemukan ini menarik perhatian Ben Waddams, seorang seniman satwa liar di Shropshire, Inggris. Kejadian ini bak 'duel' super hero Spiderman vs Batman.

Waddams kemudian mengambil beberapa foto yang terperangkap dalam jaring laba-laba yang belakangan diketahui sebagai spesies Steatoda nobills.

Melansir Live Science, belum pernah ada laporan kasus laba-laba dari genus Steatoda memakan kelelawar atau mamalia jenis apapun. Sehingga foto-foto yang di bagikan Waddams di media sosial, segera menarik perhatian para peneliti di Universitas Nasional Irlandia (NUI) Galway.

Berdasarkan foto yang diunggah Waddams, kepala Venom Systems Lab di NUI Galway, Michel Dugon mengatakan bahwa kejadian tersebut adalah yang pertama kali terjadi.

Dugon dan tim peneliti kemudian mengidentifikasi laba-laba tersebut sebagai Steatoda nobilis betina dewasa. Sementara kelelawar yang menjadi korban perangkap laba-laba itu berasal dari koloni yang tinggal di loteng rumah Waddams.

Duel bak Spiderman vs Batman

Diketahui laba-laba di loteng rumah Waddams tersebut telah membangun jaringnya tepat di bawah pintu masuk menuju sarang koloni kelelawar. Waddams juga melihat seekor anak kelelawar mati tergantung di jaring laba-laba dengan sayap menempel erat pada tubuhnya yang terbungkus sutra. Ujung posterior kelelawar muda tersebut tampak ungu dan keriput, yang menunjukkan bahwa laba-laba telah memakan hewan itu.

Racun laba-laba Steatoda nobilis adalah neurotoksin kuat yang membawa beberapa racun yang sama seperti racun laba laba janda hitam sejati (Latrodectus).  Bedasarkan penelitian sebelumnya, laba-laba menggunakan racun ini untuk melumpuhkan dan memakan vertebrata kecil, termasuk kadal.

Baca Juga: Momen Langka! Laba-laba Makan Kelelawar, 'Duel' bak Spiderman Vs Batman
Peneliti Lacak Kelelawar Kamboja Asal Covid-19

"Laba-laba janda palsu, seperti kerabat dekatnya yaitu laba-laba janda hitam, memiliki teknik menangkap mangsa yang luar biasa dan racun yang sangat kuat, yang memungkinkan mereka untuk menangkap mangsa vertebrata kecil berkali-kali lebih besar daripada laba-laba itu sendiri dengan sangat mudah," kata Aiste Vitkauskaite , seorang peneliti di Venom Systems Lab.

Laba-laba janda palsu yang mulia (Steatoda nobilis) awalnya berasal dari kepulauan Madeira dan Kepulauan Canary di Samudra Atlantik Utara, tetapi spesies ini sekarang ditemukan di bagian lain Eropa, serta di Asia dan Amerika. Laba-laba yang mirip spesies janda hitam itu mencapai Inggris selatan pada tahun 1879 dan sejak itu menyebar ke Skotlandia dan ke Wales dan Irlandia.

 

Video Terkait