Waduh! Rusa di New York Terinfeksi Omicron

Ilustrasi rusa. (Foto Wikimedia)

Editor: M Kautsar - Selasa, 8 Februari 2022 | 17:10 WIB

Sariagri - Rusa ekor putih di Staten Island, AS dilaporkan telah terinfeksi virus Corona varian Omicron yang sangat menular. Rusa tersebut menjadi hewan liar pertama dengan infeksi Omicron yang terdokumentasi, demikian dikutip dari New York Times.

Temuan ini semakin menambah bukti yang sudah banyak bahwa rusa berekor putih mudah terinfeksi oleh virus. Hal ini meningkatkan kekhawatiran bahwa rusa yang tersebar luas di seluruh Amerika Serikat dan tinggal di dekat manusia, dapat menjadi reservoir virus dan sumber potensial varian baru.

Para peneliti sebelumnya telah melaporkan bahwa virus corona (varian sebelumnya) itu menyebar luas pada rusa di Iowa pada akhir 2020 dan sebagian Ohio pada awal 2021.
 
Sementara Departemen Pertanian AS telah mengkonfirmasi infeksi corona pada rusa di 13 negara bagian tambahan yakni Arkansas, Illinois, Kansas, Maine, Massachusetts, Minnesota, New Jersey, New York, North Carolina, Oklahoma, Pennsylvania, Tennessee dan Virginia - Lyndsay Cole.

Penelitian menunjukkan bahwa rusa menangkap virus dari manusia dan kemudian menyebarkannya ke rusa lain, tapi tidak ada bukti bahwa hewan tersebut menularkannya kembali ke manusia.

Namun demikian, penyebaran virus dalam jangka panjang dan meluas pada rusa akan memberi virus lebih banyak kesempatan untuk bermutasi, dan berpotensi memunculkan varian baru yang dapat menyebar ke manusia atau spesies hewan lain.

"Sirkulasi virus pada rusa memberikan peluang untuk beradaptasi dan berevolusi," kata Vivek Kapur, ahli mikrobiologi veteriner di Penn State University, yang merupakan bagian dari tim peneliti Staten Island.

Para peneliti juga menemukan bahwa satu rusa dengan Omicron sudah memiliki tingkat antibodi yang tinggi terhadap virus, yang menunjukkan bahwa ia mungkin telah terinfeksi sebelumnya.

Omicron telah terbukti mampu menghindari beberapa pertahanan sistem kekebalan pada manusia. Jika pada rusa sama kekebalannya, hewan yang terinfeksi selama wabah sebelumnya mungkin rentan terhadap infeksi ulang.

Proses penelitian terhadap rusa

Penelitian baru, yang belum dipublikasikan dalam jurnal ilmiah, merupakan kemitraan antara para peneliti Penn State, organisasi nirlaba konservasi White Buffalo, Departemen Taman & Rekreasi Kota New York dan lembaga lainnya.

Antara pertengahan Desember dan akhir Januari, para pekerja lapangan mengumpulkan sampel darah dari 131 rusa yang ditangkap, serta beberapa diantaranya diusap hidung dan tonsilnya.

Hampir 15 persen rusa tersebut memiliki antibodi terhadap virus dalam darah mereka, menurut para eneliti ini menunjukkan bahwa hewan tersebut sebelumnya telah terinfeksi virus tersebut.

Baca Juga: Waduh! Rusa di New York Terinfeksi Omicron
Para Peneliti Temukan Sejumlah Varian Covid-19 pada Rusa di Amerika Serikat



PCR pengujian swab dari 68 rusa juga mengungkapkan bahwa tujuh hewan secara aktif terinfeksi virus pada saat pengambilan sampel. PCR tes juga mengungkapkan bahwa sampel virus dari ketujuh rusa memiliki pola mutasi yang menunjukkan varian Omicron.

Para peneliti sekarang telah mengurutkan empat dari sampel tersebut, dan memastikan bahwa setidaknya empat rusa terinfeksi oleh Omicron, yang menyebar dengan cepat melalui populasi manusia di Kota New York pada bulan Desember.

Video terkini:

Video Terkait