Alula, Tanaman Unik Asal Hawai yang Telah Punah di Alam Liar

Brighamia insignis koleksi Chicago Botanic Garden. (Foto: Seana Walsh)

Editor: M Kautsar - Minggu, 6 Februari 2022 | 13:00 WIB

Sariagri - Tanaman yang satu ini bentuknya unik dan cantik, memiliki batang yang biasanya tunggal dan gemuk (Sukulen caudiciform) yang bentuknya mirip dengan botol. Tanaman ini bisa tumbuh hingga setinggi 5 meter, dengan bunga yang bentuknya mirip dengan bunga kamboja berwarna kuning krem pucat atau putih dan berbau harum.
 
Mengutip therevelator.org, tanaman bernama Brighamia insignis ini berasal dari Hawaii dengan sebutan populer ālula atau lulu dalam bahasa Hawaii. Di tempat asalnya, tanaman ini juga dikenal sebagai palem Hawaii atau Vulcan (walaupun bukan anggota keluarga palem).

Di alam liar, ālula biasanya tumbuh di tebing curam di tepi pantai. Namun sejak 2014, tanaman ini sudah tidak terlihat lagi d habitat aslinyanya. Karenanya pada 2016, Lembaga Konservasi Internasional, IUCN mengklasifikasikan tanaman langka ini sebagai “sangat terancam punah, mungkin punah di alam liar”. Bahkan pada tahun ini IUCN akan memperbaharui klasifikasi ālula sebagai spesies yang "punah di alam liar". 

Tanaman ini secara historis endemik di Pulau Hawaii Kaua'i dan Ni'ihau, dan tumbuh di habitat tebing pantai antara permukaan laut dengan ketinggian hingga 400 meter.

Untuk melestarikannya, kini ālula mulai dibudidayakan di setidaknya 52 lokasi di seluruh dunia. Langkah ini bisa terwujud berkat ahli botani National Tropical Botanical Garden, Steve Perlman dan Ken Wood. Kedua ilmuwan ini mengumpulkan benih dari tanaman liar yang tumbuh di tebing curam.

Baca Juga: Alula, Tanaman Unik Asal Hawai yang Telah Punah di Alam Liar
Mengenal Hutan Hujan Tropis, Hutan yang Menjadi Paru-paru Dunia



Brighamia insignis atau ālula telah menjadi ikon untuk konservasi tanaman, tidak hanya di Hawaii tetapi juga di seluruh dunia.

Video terkini:

Video Terkait