Sensasi Unik Berwisata Sambil Mengamati Satwa di Taman Wisata Alam Kerandangan

Suasana Taman Wisata Alam Kerandangan, Lombok . (Sariagri/yongki) 

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 2 Februari 2022 | 19:25 WIB

Sariagri - Minikmati keindahan alam sambil belajar di Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan, di Desa Senggigi, Kabupaten Lombok barat, NTB menjadi cara baru sejumlah wisatawan untuk menghabiskan waktu luang mereka berkunjung ke Lombok.

Pesona alam yang luar biasa dan dikelilingi oleh hutan nan hijau dengan beragam jenis pohon yang nampak asri dan sejuk menjadi daya tarik tersendiri tak heran, sejak sepekan terakhir, sejumlah wisatawan mulai penasaran dengan wilayah hutan yang sudah menjadi bagian dari konserpasi ini. Objek wisata yang seluas 396,10 hektar ini sangat tepat menjadi pilihan untuk berlibur.

Ragam jenis hewan seperti burung, kupu-kupu dan reptil menjadi daya tarik para wisatawan, bagaimana tidak, baru saja kita memasuki kawasan wisata ini suara merdu burung dan tumbuhan hijau yang sejuk langsung menyambut pengunjung.

Yudina salah seorang pengunjung taman wisata kerandangan mengaku betah setelah berada di lokasi ini, ia menyebut wilayah ini sebagai harta kekayaan Indonesia yang jarang dijamahi.

"Lokasi ini saya lihat jarang didatangi, tapi setelah datang ke sini, kita sangat betah dan tidak mau pulang," katanya.

Akses jalan setapak yang sudah ditata dengan rapi dan asri memudahkan wisatawan untuk berkeliling menikmati segarnya udara di Taman Wisata Alam ini. Selain itu di beberapa titik juga terdapat kursi taman sebagai tempat istirahat dan berswa foto.

Menurut Yudina, wisata ini sangat cocok bagi para pencita alam dan mereka yang ingin menikmati suasana hutan sambil belahar banyak tentang satwa.

"Sangat cocok untuk camping juga atau untuk belajar tentang alam," ujarnya.

Selain wisata alam dan wisata edukasi wisatawan juga dapat menikmati keindahan dua air terjun yang sangat indah di TWA ini. Uniknya, air terjun ini hanya ada pada saat musim penghujan.

Untuk menuju kedua air terjun yang bernama air terjun Putri Kembar dan Goa Walet, wisatawan menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 2 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 hingga 1 setengah jam perjalanan dari pintu utama TWA.

Sementara itu Sekretaris Daerah Lombok Barat DR. H. Baehaqi yang juga pernah mengunjungi TWA Kerandangan mengaku wilayah ini sangat menarik untuk dikunjungi dengan ragam keindahan alamnya yang sejuk dan mampu memberikan alternatif untuk berwisata sambil menyegarkan pikiran setelah lelah beraktifitas.

"Ini salah satu destinasi wisata yang sangat baik untuk menyegarkan pikiran setelah lelah beraktifitas, udara yang segar diiringi suara burung menjadikan lokasi ini begitu nyaman," ucapnya.

Lebih lanjut DR Baehaqi mengatakan bahwa wilayah ini juga menjadi sarana edukasi atau laboratorium tumbuhan dan burung yang dapat dipelajari oleh para pengunjung.

Baehaqi mengatakan Pemerintah Kabupaten Lombok barat bersama Pemerintah Desa dan Pihak Balai Konserpasi Sumber Daya alam (BKSDA) akan terus bersinergi untuk memajukan kawasan ini sebab di TWA ini menyimpan banyak potensi wisata.

Baca Juga: Sensasi Unik Berwisata Sambil Mengamati Satwa di Taman Wisata Alam Kerandangan
Dilarang Bawa 'Mantan' Jika Berkunjung ke Tempat Wisata Ini



"Dengan berkunjung kesini kita jadi tahu nama tumbuhan dan pohon serta jenis burung dan hewan lainnya. Ini sebagai destinasi wisata yang menarik selain berwisata juga dapat sekalian belajar atau wisata edukasi," terangnya. 


Video Terkait