Mengenal Kura Kura, Hewan Reptil Peliharaan yang Bisa Diajak Bermain

Ilustrasi kura-kura. (Pixabay)

Editor: Tanti Malasari - Rabu, 2 Februari 2022 | 14:30 WIB

Sariagri - Bagi kamu pecinta hewan reptil, tentu sudah tidak asing lagi dengan hewan bernama kura kura. Hewan ini sering dianggap masyarakat sama dengan penyu. Padahal kedua hewan ini adalah dua jenis yang berbeda.

Meski beberapa ada yang bertampang sanggar, namun sejatinya hewan ini bisa jinak dan aman untuk dipelihara. Untuk memelihara kura-kura terbilang cukup mudah dan tidak membutuhkan banyak perawatan khusus. Sang pemilik hanya perlu menyediakan kandang dan makanan saja.

Namun dalam memeliharanya harus tetap berhati-hati sebab hewan ini tidak suka dipegang dan bisa menggigit. Selain itu diketahui hewan ini adalah pembawa alamiah bakteri Salmonella yang bisa menyebabkan infeksi serius atau bahkan mengancam nyawa seseorang.

Karakteristik kura kura

Kura-kura adalah hewan reptil bersisik dan berkaki empat. Mereka memiliki tempurung atau cangkang sebagai tempat untuk berlindung yang bernama karapas. Cangkang ini tersusun dari zat tanduk atau kitin yang tebal.

Cangkang mereka memiliki corak yang unik dan menarik, sehingga tidak sedikit dari pemiliknya yang menjadikan hewan ini sebagai dekorasi yang cantik.
Meskipun jalannya sangat lambat, hewan ini memiliki usia yang sangat panjang, bahkan ada yang mencapai 100 tahun. Mereka hidup di dua habitat, yakni di air dan di darat. Bahkan mereka bisa hidup di hutan tropis, air tawar, hingga gurun. Kura-kura berkembang biak dengan cara ovipar, yaitu bertelur. Ketika akan bertelur mereka akan ke darat untuk meletakkan telur-telur mereka.

Jenis kura kura

Setidaknya ada dua jenis kura kura yang umum dijadikan peliharaan, yakni kura-kura air tawar dan kura-kura darat. Harganya pun beragam dan ditentukan oleh corak tubuh hingga kelangkaannya. Misal jenis kura-kura air tawar, seperti kura-kura Brazil (Trachemys scripta elegans) dan kura-kura Ambon (Cuora amboinensis) umum dipelihara dan harganya terjangkau, berkisar ratusan ribu rupiah.

Sementara jenis kura-kura darat, seperti kura-kura Sulcata (Geochelone sulcata) dan kura-kura Leopard (Stigmochelys pardalis) punya harga lebih mahal, bahkan tembus hingga jutaan rupiah.

Dari beberapa jenis tersebut, kura-kura brazil adalah jenis yang paling banyak dipelihara. Kura-kura ini memiliki ukuran tubuh yang kecil dan sangat khas. Karakteristiknya adalah memiliki sifat manja dan suka pilih-pilih makanan. Oleh karena itu penting untuk menentukan makanan bernutrisi apa yang disukai mereka.

Pada dasarnya kura kura adalah hewan karnivora. Mereka menyukai daging, telur, pelet, serangga, cacing, sotong, udang dan ikan. Namun mereka sesekali juga memakan buah, sayuran serta tanaman air untuk pelengkap makanan mereka.

Manfaat memelihara kura kura

Berbagai negara di belahan dunia, kura-kura mendapatkan pandangan positif karena sering dijadikan sebagai simbol kebijaksanaan, kekokohan hingga keberuntungan. Selain untuk dipelihara, manfaat memelihara kura-kura adalah untuk dekorasi rumah.

Baca Juga: Mengenal Kura Kura, Hewan Reptil Peliharaan yang Bisa Diajak Bermain
Jangan Sembarang Pelihara, Tim ONI dan BKSDA Bebaskan Kucing Hutan Berusia 5 Bulan

Berkat keindahan bentuk dan corak cangkang yang dimilikinya, beberapa jenis dari mereka dijadikan sebagai barang hiasan atau pajangan bagi beberapa kalangan. Misalnya saja seperti jenis penyu sisik (Eretmochelys imbricata) yang memiliki bentuk cangkang unik seperti sisik tajam dan corak kecoklatan yang unik.

Selain itu di beberapa negara Asia, hewan ini juga dijadikan sebagai bahan makanan. Jenis yang biasanya dijadikan bahan makanan adalah Asiatic Softshell Turtle (Amyda cartilaginea). Hewan ini memiliki kadar kalsium yang tinggi, vitamin A, B1, B2, dan B6, serta beberapa mineral seperti fosfor dan zinc. Lalu yang terakhir, hewan unik ini juga memiliki manfaat lain yakni sebagai penjaga keseimbangan ekosistem di lingkungan sekitarnya.

Video Terkait