Ular Sanca Air dan Reptil Asal Merauke Lainnya Dikirim ke Bogor

Ular sanca air cokelat (Liasis fuscus).(Barantan)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 26 Januari 2022 | 16:35 WIB

Sariagri - Papua terkenal dengan keindahan hingga sumber daya alamnya. Flora dan fauna dari tanah Papua juga sangat terkenal di seluruh tanah air bahkan hingga mancanegara. Fauna asal Papua yang diminati masyarakat adalah berbagai jenis reptil.

Reptil asal Papua kerap dikirim ke berbagai daerah. Baru-baru ini Karantina Pertanian Merauke, Wilayah Kerja Bandar Udara Mopah melakukan sertifikasi terhadap reptil yang akan dikrim ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Reptil asal Merauke itu terdiri dari sembilan ekor ular, dua ekor biawak dan 33 ekor kadal. Total ada 44 reptil yang akan dikirimkan dan harus melalui pemeriksaan administratif dan pemeriksaan fisik pejabat karantina.

"Dokumen lengkap, dengan adanya SATS-DN dari BKSDA Merauke. Secara fisik reptil sehat dan tidak ditemukan adanya gejala HPHK, sehingga diterbitkan dokumen karantina (KH-11),” ujar drh. Yayan Taufiq Hidayat selaku pejabat karantina pemeriksa dikutip dari Badan Karantina Pertanian (Barantan), Rabu (26/1/2022).

Yayan mengungkapkan salah satu hewan reptil yang menarik adalah ular sanca air cokelat (Liasis fuscus). Menurut dia, ular itu tidak berbisa dan hanya ditemukan di Australia, Papua Nugini dan Papua bagian selatan.

Baca Juga: Ular Sanca Air dan Reptil Asal Merauke Lainnya Dikirim ke Bogor
Tim di India Berhasil Selamatkan Kobra Berbisa yang Kepalanya Tersangkut Kaleng Bir

"Pola warna tubuh hewan ini sangat menarik. Bagian punggung berwarna coklat gelap kehitaman yang seragam dan berwarna-warni seperti pelangi apabila terkena cahaya," tambahnya. 

Yayan menambahkan pada bagian perut ular berwarna kuning kusam hinggs cerah yang meliputi beberapa baris pertama dari sisik punggung. Selain itu. bagian leher berwarna putih kekuningan, bibir atas berwarna coklat keabu-abuan terang dengan bintik-bintik coklat gelap atau hitam.

Video terkait:

Video Terkait