Ekspor Awal Tahun, Kayu Olahan Asal Jambi Dikirim ke AS

Kayu olahan asal Banyumas dan Purworejo yang akan dieskpor ke Amerika Serikat (AS) dan Malaysia. (Dok.Barantan)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 14 Januari 2022 | 15:10 WIB

Sariagri - Ragam komoditas pertanian Indonesia memiliki hati di pasar internasional, mulai dari hasil kehutanan, perikanan dan lain sebagainya. Semua produk pertanian tersebut patut disyukuri sebagai kekayaan tanah air.

Baru-baru ini hasil produksi kayu olahan Indonesia kembali memikat pasar mancanegara, terutama untuk kayu khas negara tropis seperti kayu meranti. Komoditas ini memiliki banyak keunggulan karena karakteristiknya yang kuat dan ringan, sehingga sangat cocok untuk dibuat sebagai hiasan interior ruangan.

Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Jambi melakukan rangkaian tindak karantina terhadap kayu olahan asal Jambi. Sebanyak 35,5740 m³ milik PT. SDP hendak dikirim ke negara tujuan Amerika Serikat.

Ekspor kayu meranti tersebut merupakan ekspor pertama yang dilakukan mengawali tahun 2022, dengan nilai ekonomi sebesar Rp315 juta. Analis Karantina Tumbuhan, Karantina Pertanian Jambi, Lidya menyebutkan jenis kayu yang hendak diekspor yaitu meranti merah dan meranti kuning.

"Kami melakukan pemeriksaan fisik terhadap 30 bundel kayu meranti jenis meranti merah dan meranti kuning. Selain itu, kami mengawasi marking pallet kayu yang digunakan sebagai alas kayu meranti ekspor. Semua dalam kondisi baik dan sesuai dengan persyaratan," ujarnya seperti dikutip dari Badan Karantina Pertanian (Barantan), Jumat (14/1/2022).

Baca Juga: Ekspor Awal Tahun, Kayu Olahan Asal Jambi Dikirim ke AS
Selain Swasembada Gula, Ini Target Utama Mentan di Sektor Perkebunan

Sebelum dikirim ke negeri Paman Sam, lanjut Lidya, kayu-kayu tersebut diberikan beberapa perlakuan, di antaranya yaitu diberikan fumigasi agar kayu terbebas dari serangga dan hama lainnya hingga sampai ke negara tujuan.

"Kayu ini juga akan diberikan perlakuan fumigasi dengan metil bromida untuk memastikan tidak ada serangga yang terbawa ke negara tujuan. Karantina sangat mendukung dan berupaya untuk memastikan keterimaan produk kayu ini oleh negara importir," pungkasnya.

Video Terkait