Aktivitas Buang Sampah Sembarangan Jadi Salah Satu Penyebab Banjir Bandang di Malaysia

Tumpukan sampah di aliran sungai di Kuala Lumpur, Malaysia. (Foto JPSWKL)

Editor: M Kautsar - Rabu, 22 Desember 2021 | 12:40 WIB

Sariagri - Curah hujan tinggi yang terjadi pada Sabtu (18/12) di Malaysia menyebabkan banjir bandang. Tetapi, curah hujan tinggi yang terjadi dalam 100 tahun sekali tersebut bukan jadi satu-satunya penyebab banjir.

Dilaporkan World of Buzz, Departemen Irigasi dan Drainase Malaysia menyebut salah satu penyebab banjir adalah aktivitas membuang sampah sembarangan.

“Salah satu penyebab banjir bandang adalah karena pencemaran saluran air seperti membuang sampah sembarangan ke got,” tulis departemen itu di laman Facebooknya.

“Banjir 18 Desember disebabkan tumpukan sampah yang masuk ke saluran air yang berada di bawah pengawasan JPSKL (Jabatan Pengarian dan Saliran wilayah Kuala Lumpur).”

Departemen itu mengatakan aktivitas sebagian masyarakat suka membuang sampah sembarangan termasuk ke saluran air dan sungai berkontribusi terhadap banjir bandang karena sampah tersebut dapat menyebabkan penyumbatan.

Ketika saluran air tersumbat, air tidak mengalir cukup cepat ke sistem drainase dan akan menyebabkan akumulasi yang akan menyebabkan banjir.

Beberapa netizen dalam komentar mengatakan bahwa otoritas pemerintah seperti JPS harus bertanggung jawab juga karena tidak merawat sistem drainase.

Namun, JPS menjawab bahwa itu adalah kewenangan Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL). DBKL merupakan otoritas  yang berada di bawah Menteri Wilayah Persekutuan Malaysia yang bertanggung jawab pada kesehatan dan sanitasi publik. Menurut JPS, setiap orang harus berperan dalam membersihkan lingkungan mereka sendiri.

JPS juga meminta masyarakat menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan karena terbukti merusak lingkungan. Sampah bisa menunggu untuk dibuang, jadi, jika warga Malaysia tidak melihat tempat sampah, bawalah sampai melihatnya atau bawa pulang saja.

Video Terkait