Terungkap, Tiap Tahun Kelabang Raksaksa di Australia Makan Ribuan Anak Burung Laut

Ilustrasi kelabang raksasa. (Foto: Cosmo Magazine)

Editor: M Kautsar - Kamis, 25 November 2021 | 13:10 WIB

Sariagri - Kelabang raksaksa adalah salah satu predator invertebrata terbesar di darat dengan kemampuan berburu sangat efektif.
Bahkan, peneliti Monash University baru-baru ini mengungkap bahwa kelabang besar Phillip Island (Cormocephalus coynei) dapat membunuh dan memakan hingga 3700 anak burung laut setiap tahun.

Fakta mengejutkan itu terungkap setelah peneliti melakukan penelitian di Pulau Phillip, yang bertetangga dengan Pulau Norfolk di Pasifik Selatan, 1400 kilometer di sebelah timur Teluk Byron, Australia.

Melansir Cosmos Magazine, dalam studi yang diterbitkan dalam jurnal The American Naturalist, para peneliti memantau pola makan makhluk nokturnal ini selama 132 jam. Panjangnya mencapai 30 sentimeter, dengan pelengkap seperti penjepit yang memungkinkan mereka untuk menyuntikkan racun ke korbannya. Kelabang mengintai mangsanya melalui serasah daun tebal di lantai hutan.

“Kelabang berburu berbagai jenis buruan yang tak terduga, mulai dari jangkrik hingga anak burung laut, tokek, dan kadal,” tulis para peneliti dalam sebuah artikel yang diterbitkan di The Conversation. “Bahkan berburu ikan– dijatuhkan oleh burung laut yang disebut black noddies (Anous minuta) yang membuat sarangnya di pepohonan di atas," jelas mereka.

Para peneliti menemukan bahwa 48 persen makanan kelabang terdiri dari hewan vertebrata, dan 8 persen berasal dari anak burung laut. Dengan memantau aktivitas makan kelabang dan anak ayam petrel bersayap hitam di sarang liang mereka di lantai hutan, para peneliti mengetahui bahwa kelabang menargetkan anak-anak burung. Mereka bahkan melihat seekor kelabang masuk untuk membunuh anak burung. Baca Juga: Terungkap, Tiap Tahun Kelabang Raksaksa di Australia Makan Ribuan Anak Burung Laut
UGM Dorong Penyelamatan Satwa Liar Dari Dampak Perubahan Iklim



Peneliti Monash Luke Halpin menjelaskan bahwa anak-anak burung rentan karena mereka dibiarkan sendirian untuk waktu yang lama, "Orang tua meninggalkan mereka dan melakukan perjalanan besar ke laut untuk mencari makanan, seringkali ribuan kilometer sebelum mereka kembali ke anak ayam untuk memberinya makan," ungkapnya.

Halpin dan tim memperkirakan kelabang membunuh antara 2.109 dan 3724 anak burung petrel setiap tahun.

Tetapi para peneliti menekankan ini adalah perilaku yang sepenuhnya alami. “Dengan memangsa vertebrata, kelabang menjebak nutrisi yang dibawa dari laut oleh burung laut dan mendistribusikannya ke seluruh pulau,” tulis mereka.

Video Terkait