Pencurian Kayu Sonokeling, Pelaku Beraksi Saat Hujan Lebat di Malam Hari

Satreskrim Polres Ponorogo, Jawa Timur meringkus kawanan pencuri kayu sonokeling di hutan milik Perhutani.(Sariagri/Arief L)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 24 November 2021 | 15:20 WIB

Sariagri.id - Pencurian kayu sonokeling di areal hutan milik Perhutani Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) marak terjadi. Pelaku melakukan aksinya saat hujan lebat di malam hari agar lepas dari pantauan petugas.

Satreskrim Polres Ponorogo, Jawa Timur berhasil meringkus tiga anggota kawanan pencuri kayu jenis sonokeling di hutan milik Perhutani.

Para pelaku bersama sejumlah barang bukti berupa peralatan pemotong kayu dan puluhan batang kayu sonokeling diamankan petugas ke Mapolres Ponorogo.

Sepuluh potong jenis kayu sonokeling hasil curian, diangkut para pelaku menggunakan dua kendaraan yakni truk dan mobil pick up.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Ponorogo, Ipda Guling Sunaka mengatakan dari tiga tersangka, dua diantaranya merupakan pelaku penebangan. Sementara satu orang lainnya menjadi penadah kayu curian.

“Ketiga tersangka kasus tindak pidana pencurian kayu sonokeling milik Perhutani Ponorogo yang baru saja kami amankan ini, seluruhnya warga Tulungagung, “ ujar Kanit Pidum Satreskrim Polres Ponorogo, Ipda Guling Sunaka kepada Sariagri.id, Selasa (23/11/2021) malam.

Di hadapan petugas, ketiga pelaku mengaku sudah empat kali melakukan aksi pencurian di kawasan hutan milik Perhutani di Kecamatan Sooko, Ponorogo.

Modusnya para pelaku melakukan pencurian di tengah hujan lebat di malam hari agar lolos dari pantauan petugas. Namun berkat laporan warga, komplotan ini berhasil dibekuk.

“Kayu hasil pembalakan liar tersebut rencananya hendak mereka bawa ke Tulungagung untuk dijual kepada seorang penadah. Kayu sonokeling sengaja menjadi incaran karena memiliki nilai jual tinggi,“ katanya.

Dalam setiap kali aksinya, para pelaku menebang beberapa pohon dengan nilai jual antara Rp20 juta hingga Rp25 juta.

“Nilai jual sekali tebang lumayan tinggi. Mereka sudah empat kali melakukan pencurian kayu sonokeling. Jika ditotal komplotan ini sudah bisa meraup penjualan sekitar Rp100 jutaan,“ ungkapnya.

Baca Juga: Pencurian Kayu Sonokeling, Pelaku Beraksi Saat Hujan Lebat di Malam Hari
Polres Ponorogo Ungkap Modus Baru Pencurian Kayu

Saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus ilegal logging, termasuk memburu empat pelaku lainnya yang berhasil kabur.

“Kami masih memburu anggota kawanan lain, ada sekitar empat orang lagi. Sementara guna proses hukum lebih lanjut, ketiga pelaku ini kami tahan di Mapolres Ponorogo,“ tandasnya.

Video terkait:

 

Video Terkait