Diduga Lapar, Kawanan Monyet Masuk Dapur Serang Warga hingga Jarinya Nyaris Putus

Kera liar yang membuat warga resah. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 17 September 2021 | 11:30 WIB

Sariagri - Menipisnya makanan di kawasan hutan saat musim kemarau, membuat kera ekor panjang mulai berani masuk ke permukiman warga. Satwa liar ini, bahkan melakukan aksi pencurian makanan di dapur maupun warung milik warga.

Salah satunya menyasar dapur masakan usaha katering Sumber Urip yang ada Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Meski sudah beberapa kali dihalau, kawanan kera liar ini tetap membandel. Bahkan Jamali, salah seorang karyawan katering yang berusaha menangkap kera tersebut menjadi korban gigitan hingga jari tengah tangan kirinya terluka parah dan nyaris putus.

“Kera itu naik ke atap plafon lalu saya usir pake bamboo dibantu rekan lainnya. Saat kera itu turun dan ekornya berhasil saya tangkap. Mendadak mengamuk lalu mulutnya langsung nyaplok (memakan) jari tangan kiri saya ini hingga sulit terlepaskan dan luka parah, “ ungkap karyawan katering Sumber Urip, Jamali kapada Sariagri, Jumat (17/9/2021).

Akibat kejadian ini, jari mengalami pendarahan hebat. Ia mengaku sempat opname dan mendapatkan 8 jahitan di sekitar jarinya yang terluka.

“Jaringan syaraf di jari tengah tangan kiri ini ada yang putus dan sudah berhasil ditangani dokter UGD RSUD Asembagus. Kini saya harus istirahat total di rumah untuk memulihkan kondisi pasca digigit oleh seekor kera sebesar ukuran anak kecil berumur 1,5 tahun, “ akunya dengan suara lirih.

Pendapat Jamali dibenarkan oleh petugas keamanan katering, Budi yang mengatakan kera liar itu setiap hari bergiliran masuk ke dapur tempat mengolah makanan.

“Masuknya kera-kera itu melalui celah lubang jendela lalu naik ke atap. Sepintas tidak kelihatan, namun jika diperhatikan secara cermat, kera itu bersembunyi diantara pilar kayu yang menjadi penyangga atap bangunan, “ imbuh koordinator security katering Sumber Urip, Budi.

Ia juga sempat melihat sebelum masuk ke dapur produksi makanan, beberapa kera ekor panjang juga sempat mengambil buah mangga muda yang ada di halaman rumah warga.

“Rupanya kera-kera liar itu, tidak puas makan buah mangga mentah karena rasanya masam, lalu abis digigit dibuang. Setelah itu, kera masuk ke dapur mencuri masakan, “ terangnya.

Baca Juga: Diduga Lapar, Kawanan Monyet Masuk Dapur Serang Warga hingga Jarinya Nyaris Putus
Warga Garut Resah dengan Kemunculan Lutung Secara Misterius

Aksi teror kawanan kera liar yang masuk ke pemukinan membuat warga resah. Keberadaan primata ini, membuat anak-anak banyak yang ketakutan.

“Karena kera liar ini jumlahnya banyak dan sulit diusir, maka tidak salah jika ada warga yang memiliki senapan angin berinisiatif berjaga-jaga untuk menembaknya jika sewaktu-waktu kera itu menyerang anak-anak terutama yang  bawa jajan, “ tandasnya.