Viral! Video Dua Sejoli Sedang 'Wikwik' di Atas Gunung

Dua Sejoli Wikwik di atas Gunung. (Newsflash)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 23 Juni 2021 | 13:40 WIB

SariAgri -  Dua sejoli tertangkap kamera sedang 'wikwik' alias berhubungan badan pada ketinggian 6.500 kaki (1.981 meter) dengan webcam panorama yang mengambil bidikan setiap 20 menit.

Kamera di Pegunungan Nock merupakan pegunungan paling barat dan tertinggi dari Gurktal Alps, Austria, merekam dua pendaki gunung yang sedang berhubungan seks pada awal bulan ini. Kejadian ini pun menjadi viral di sosial media.

Tidak terganggu oleh udara pegunungan yang sejuk di taman nasional di negara bagian Carinthia, dua sejoli tak dikenal itu memutuskan untuk tidur siang secara spontan, yang segera berubah menjadi momen intim.

Awalnya dua sejoli itu duduk bersebelahan dan menikmati pemandangan di luar garis pohon sebelum kamera menangkap mereka berbaring telanjang dan melakukan wikwik sekitar pukul 12.20 waktu setempat.

Video rekaman mereka sempat menghilang dari pandangan webcam hanya 20 menit kemudian pada pukul 12.40. Namun menjadi viral di internet beberapa hari kemudian.

Sebuah perangkat lunak tak menyadari bahwa telah melanggar privasi, mereka melanggar aturan karena gambar-gambar itu diposting secara online. Sebagai informasi, mengambil gambar di luar dan membagikannya bertentangan dengan hukum Austria.

Di Austria, rekaman apa pun di tempat umum diatur dengan ketat dan dalam banyak kasus dilarang dengan denda berat untuk pelanggaran apa pun.

Ronald Schellander, dari perusahaan WMS (WebMediaSolutions), menjelaskan bahwa kamera panorama dan cuaca tidak dianggap sebagai kamera pengintai karena tidak mengirimkan rekaman secara terus-menerus.

Ia menambahkan bahwa jenis sistem pemantauan ini biasanya mengambil foto resolusi tinggi beberapa kali per hari dan menyatakan keprihatinannya pada situasi yang tidak nyaman terkait gambar intim yang dipublikasikan.

"Pada dasarnya, kami memposisikan kamera sedemikian rupa sehingga tidak ada orang yang dapat dikenali karena resolusi kamera atau jarak,” terang Schellander.

Dia mengatakan biasanya mereka akan menggunakan perangkat lunak untuk memastikan wajah orang-orang menjadi piksel, dan tidak ada yang melanggar privasi siapa pun yang dipublikasikan.

Namun, tampaknya perangkat lunak tidak berhasil menandai gambar-gambar ini, mungkin karena wajah pasangan itu tidak dapat dilihat. Menurut media lokal TAG24 ada papan informasi di Nockalm Road (yang mengarah ke taman nasional) yang menunjukkan bahwa area tersebut tertutup oleh kamera.

Hingga kini tidak ada informasi lebih lanjut tentang siapa dua sejoli itu dan apakah pasangan itu melewatkan sebuah tanda dan tidak menyadari kemungkinan direkam.

Video Terkait