Tiap Tahun 36 Juta Pohon Hilang di AS, Ahli Ingatkan Perlunya Jaga Hutan

Ilustrasi hutan kayu untuk industri olahan kayu (Pixabay)

Editor: M Kautsar - Senin, 8 Maret 2021 | 09:00 WIB

SariAgri - Meski berperan sangat penting untuk menopang kehidupan manusia, luasan hutan di dunia terus menyusut setiap tahun. Di Amerika Serikat, kondisi serupa juga terjadi.

Sebuah studi yang diterbitkan tahun 2020 oleh US Forest Service menyebutkan, 36 juta pohon di wilayah perkotaan dan desa di Amerika Serikat hilang setiap tahun selama periode lima tahun.

Artinya, terjadi penurunan sekitar 1 persen dari 2009 ke 2014. Dampak yang dirasakan jelas.

"Kota akan menjadi lebih hangat, lebih tercemar dan umumnya lebih tidak sehat bagi penduduknya," kata David Nowak, ilmuwan senior Dinas Kehutanan AS dan penulis pendamping studi tersebut.

Nowak mengatakan ada banyak penyebab tutupan pohon di Amerika menurun, termasuk angin topan, tornado, kebakaran, serangga, dan penyakit. Nilai kerugian yang timbul akibat hilangnya pohon-pohon ini diperkirakan mencapai 96 juta dolar AS setahun.

“Kami melihat tutupan pohon ditukar dengan tutup yang kedap air, artinya kalau kami lihat foto-fotonya, yang dulu ada sekarang diganti dengan tempat parkir atau bangunan,” kata Nowak, seperti dikutip dari CNN.

Novak menjelaskan, lebih dari 80 persen populasi AS tinggal di daerah perkotaan, dan kebanyakan mereka tinggal di daerah berhutan di sepanjang pantai Timur dan Barat. "Setiap kali kami membangun jalan, kami meletakkan bangunan dan kami menebang pohon atau menambahkan pohon, itu tidak hanya mempengaruhi situs itu, tapi juga mempengaruhi wilayah," ujarnya.

Studi ini menilai hilangnya pohon berdasarkan peran pohon dalam menghilangkan polusi udara dan konservasi energi.

Mengapa pohon penting untuk dijaga kelestariannya? Nowak menyebutkan ada 10 manfaat yang diberikan pohon kepada masyarakat.

Pengurangan panas

Pohon memberi keteduhan untuk rumah, gedung perkantoran, taman dan jalan raya, serta mendinginkan suhu permukaan. Mereka juga mengambil dan menguapkan air, juga mendinginkan udara.

"Jalan saja di bawah naungan pohon di hari yang panas. Kamu tidak bisa mendapatkannya dari rumput," kata Nowak.

Untuk mendapatkan manfaat suhu penuh, tutupan tajuk pohon harus melebihi 40 persen dari area yang akan didinginkan, menurut sebuah studi terbaru di Proceedings of the National Academy of Sciences. "Satu blok kota harus hampir setengahnya ditutupi oleh jaringan cabang dan dedaunan hijau yang rindang," tulis para penulis.

Pengurangan polusi udara

Pohon menyerap karbon dan menghilangkan polutan dari atmosfer.

Pengurangan emisi energi

Dalam penelitiannya, Nowak menemukan bahwa pohon mengurangi biaya energi sebesar 4 miliar dolar AS setahun. "Peneduhan pohon-pohon di gedung-gedung mengurangi biaya pengondisian udara Anda. Singkirkan pohon-pohon itu, sekarang bangunan Anda memanas, Anda menjalankan AC Anda lebih banyak, dan Anda membakar lebih banyak bahan bakar dari pembangkit listrik, jadi polusi dan emisi naik," jelasnya.

Perbaikan kualitas air

Pohon bertindak sebagai filter air, menyerap air permukaan yang kotor dan menyerap nitrogen dan fosfor ke dalam tanah.

Pencegah banjir

Keberadaan pohon sangat berguna untuk mengurangi banjir dengan menyerap air dan mengurangi limpasan ke sungai.

Pengurang kebisingan.

Pepohonan dapat membelokkan suara. Itulah salah satu alasan Anda akan melihat pohon berbaris di jalan raya, di sepanjang pagar dan di antara jalan dan lingkungan sekitar. Mereka juga dapat menambahkan suara melalui kicauan burung dan angin yang bertiup melalui dedaunan, suara-suara yang telah menunjukkan manfaat psikologis.

Memberi perlindungan dari radiasi UV

Menurut Nowak, pohon dapat menyerap hingga  96 persen radiasi ultraviolet.

Meningkatkan estetika

Tanyakan kepada agen real estat, arsitek, atau perencana kota. Pohon dan penutup daun terbukti meningkatkan penampilan dan nilai properti apa pun.

Meningkatkan kesehatan manusia

Banyak penelitian telah menemukan hubungan antara paparan alam dan kesehatan mental dan fisik yang lebih baik. Beberapa rumah sakit telah menambahkan pemandangan pohon dan penanaman untuk pasien sebagai hasil dari penelitian ini.

Dokter bahkan meresepkan jalan-jalan di alam untuk anak-anak dan keluarga karena bukti bahwa paparan alam menurunkan tekanan darah dan hormon stres. Dan penelitian telah mengaitkan tinggal di dekat area hijau dengan tingkat kematian yang lebih rendah.

Habitat satwa liar

Burung mengandalkan pohon untuk berteduh, makan dan bersarang. Di seluruh dunia, hutan menyediakan keanekaragaman hayati yang sangat besar.

Video Terkait