Penyelundupan Ratusan Burung Lindung Berhasil Digagalkan

Petugas berhasil mengamankan burung lindung. (Sariagri/Iwan K)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 29 November 2022 | 17:15 WIB

Upaya penyelundupan ratusan ekor burung dilindungi, digagalkan petugas dari Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Senin (28/11/2022) siang.

Ratusan ekor burung ini simpan dalam puluhan keranjang yang diangkut dengan bus pariwisata dari Pekanbaru, Provinsi Riau menuju ke Pulau Jawa. Dari hasil pemeriksaan, sopir bus mengaku mendapatkan upah sebesar Rp3 juta untuk membawa ratusan ekor satwa tersebut ke Jakarta.

Menurut Kanit Reskrim KSKP Bakauheni Iptu Alfiandi Hartono, upaya penyelundupan ratusan ekor burung dilindungi itu digagalkan, ketika petugas KSKP melakukan pemeriksaan terhadap sebuah bus pariwisata dengan tujuan Pekanbaru-Jakarta.

“Saat dilakukan pemeriksaan, petugas kami menemukan puluhan keranjang berisikan ratusan ekor burung dilindungi. Petugas langsung menurunkan muatan dan memeriksa lebih lanjut,” ungkap Alfiandi kepada awak media.

Setelah diperiksa dan dihitung, burung-burung tersebut jumlahnya mencapai 288 ekor. Terdiri dari 148 ekor burung masuk kategori dilindungi yakni jenis Cucak Ijo Mini, Cucak Ranting, Kinoi, Cucak Jenggot dan Pentet Raja.

Guna proses lebih lanjut, Petugas KSKP akan berkoordinasi dengan petugas Balai Karantina Wilayah Kerja Bakauheni dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah Lampung-Bengkulu, terkait tindakan yang akan diambil untuk sopir selaku kurir yang sudah diamankan.

Menurut polisi, perbuatan pelaku dinyatakan jelas melanggar UU Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem atau KSDAE dan Pasal 88 a dan c UU Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan dan Tumbuhan.

“Hukumannya paling lama dua tahun penjara dan denda hingga Rp2 miliar,” pungkas Alfiandi.