Bernilai Ekonomi Tinggi, Ini 4 Daerah Penghasil Kayu Jati di Indonesia

Ilustrasi pohon jati di Blora (Flickr)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Kamis, 24 November 2022 | 10:30 WIB

Sariagri - Indonesia memiliki kekayaan alam yang begitu melimpah, mulai dari pertanian, pertambangan dan tak terkecuali hasil perkebunan. Salah satu komoditas perkebunan dari tanah air yang bernilai tinggi adalah kayu jati.

Sejak dulu, kayu jati sudah dikenal sebagai salah satu kayu dengan kualitas terbaik. Batang dari pohon ini sering digunakan untuk furniture atau perabotan rumah tangga seperti kursi, meja, lemari, pintu, jendela dan lain-lain.

Tak heran jika kayu ini mendapatkan perhatian lebih dari seluruh penjuru dunia.

Daerah penghasil kayu jati di Indonesia

Kayu jati asal Indonesia merupakan komoditas yang dipandang dunia. Di Indonesia sendiri, ada beberapa daerah yang dikenal sebagai produsen kayu jati dalam jumlah yang banyak dan terbaik, di antaranya yaitu:

1. Jawa Tengah

Sejak dahulu, salah satu provinsi di pulau Jawa ini sudah dikenal sebagai salah satu penghasil kayu jati terbesar dan berkualitas tinggi. Bahkan kayu asal daerah ini sangat populer hingga ke mancanegara.

Salah satu daerah dari provinsi ini yang menghasilkan kayu dengan kualitas terbaik adalah Kabupaten Blora. Bahkan jati yang dihasilkan dari Blora berkualitas tinggi dan menjadi komoditas ekspor.

2. Jawa Timur

Pulau Jawa merupakan penyumbang kayu jati terbesar di Indonesia. Selain Jawa Tengah, produsen kayu jati selanjutnya adalah Jawa Timur. Daerah yang banyak ditemukan pohon jati di provinsi Jawa Timur adalah Bojonegoro.

Alasannya karena daerah ini memiliki batas wilayah langsung dengan daerah Jawa Tengah sehingga memiliki unsur tanah dan cuaca yang hampir mirip dengan wilayah Jawa Tengah.

Meski tidak sebanyak Jawa Tengah, hasil kayu jati dari wilayah ini dikenal akan seratnya yang halus dan warna yang seragam. Hal inilah yang membuatnya sangat diminati oleh banyak masyarakat.

3. Sulawesi Tenggara

Tidak hanya Pulau Jawa, penghasil kayu jati lainnya terdapat di Pulau Sulawesi, tepatnya di provinsi Sulawesi Tenggara.

Pada tahun 1671, pohon jati di daerah ini ditemukan oleh seorang peneliti geografi bernama Hyne. Diketahui dari hasil penelitian yang pernah ada bahwa pohon jati yang ada di wilayah Sulawesi Tenggara berasal dari bibit yang sama yang ada pada wilayah Jawa.

Saat itu pohon jati disana masih belum cukup merata. Namun kini, pohon kayu jati telah tersebar di beberapa wilayah seperti pada Kabupaten Buton Selatan yang masih masuk kedalam wilayah Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Bernilai Ekonomi Tinggi, Ini 4 Daerah Penghasil Kayu Jati di Indonesia
Mengenal 5 Jenis Kayu yang Bisa Dijadikan Furniture

4. Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan merupakan produsen kayu jati yang masih baru. Terhitung sejak tahun 1970-an, provinsi ini baru ditanami pohon kayu jati. Pasalnya pada saat itu di wilayah ini terdapat banyak lahan kosong yang perlu direboisasi.

Beberapa wilayah yang direboisasi yaitu Bone, Enrekang, Billa, Sidrap, dan Soppeng. Fungsi reboisasi sendiri bertujuan untuk menanam kembali pohon atau tumbuhan pada lahan yang kosong sebagai upaya menyeimbangkan ekosistem kehidupan.

Video Terkait