Gandeng Telkom, Perhutani Luncurkan Control Room Guna Kendalikan Aset Hutan

Peluncuran control room Perum Perhutani secara hybrid, yang berpusat di Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten serta secara daring di Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah dan Jawa Timur, pekan lalu.

Editor: Yoyok - Minggu, 13 November 2022 | 14:00 WIB

Sariagri - Perum Perhutani meluncurkan control room di tiga divisi regional untuk menunjang kegiatan operasional yang mampu memonitor dan mengendalikan pengelolaan sumber daya hutan yang dimiliki oleh perusahaan. Pembangunan control room ini merupakan hasil sinergi BUMN Perum Perhutani dengan PT Telkom Indonesia.

Direktur SDM, Umum dan IT Perhutani, M Denny Ermansyah mengatakan control room merupakan implementasi dari proyek strategis perusahaan tahun 2022 yaitu Perhutani Digital Forest. 

“Saya bersyukur, ini satu etape dari etape besar menyiapkan infrastruktur Perhutani, perjalanan ini masih panjang untuk sampai di output. Kita punya target hingga tingkat KPH dengan desain yang berbeda. Kita buat skenario prioritas untuk mempersiapkan infrastruktur ini,” ungkap saat peluncuran control room secara hybrid, yang berpusat di Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten serta secara daring di Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah dan Jawa Timur, pekan lalu. 

Dia berharap control room akan menjadi pusat data dan informasi segala kegiatan kerja di masing-masing divisi regional. 

Denny juga menugaskan kepada seluruh Kepala Divisi Regional untuk melakukan fungsi monitoring produksi dan keamanan sumber daya hutan melalui sistem ini. Dengan hadirnya Perhutani Digital Forest setiap Kepala Divisi Regional bisa memantau hasil produksi seperti Hasil Hutan Kayu dan Hasil Hutan Bukan Kayu.

Baca Juga: Gandeng Telkom, Perhutani Luncurkan Control Room Guna Kendalikan Aset Hutan
Tingkatkan Produksi Gula, Perhutani Siapkan Lahan Tebu 18.256 Hektare

“Diharapkan seluruh regional dapat menganalisis kebutuhan setelah adanya control room ini, untuk menghasilkan output yang diharapkan utamanya secara finansial. Bayangan saya model bisnis ekonomi digital akan segera dibutuhkan dan jadi ekosistem besar, dan Perhutani harus siap,” papar Denny.

Diungkapkan fitur dashboard yang ditampilkan pada control room meliputi Dashboard Business sebagai performansi unit bisnis, meliputi laba/rugi, neraca, dan arus kas; Operation meliputi persemaian, tanaman, pemeliharaan, perlindungan hutan, produksi, angkutan & persediaan serta penjualan; Asset meliputi monitor visual/spatial kawasan hutan perhutani, monitoring bencana, monitor aktivitas pabrik; dan Aplikasi Geospatial meliputi logistik, image processing (tree counting, cluster recognition and trend analysis).