Waspada 5 Jenis Nyamuk yang Kerap Menjadi Sumber Penyakit

Ilustrasi nyamuk demam berdarah. (Pixabay)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Senin, 5 September 2022 | 17:45 WIB

Sariagri - Kehadiran nyamuk sering kali dianggap sepele, padahal tidak banyak yang sadar sebenarnya nyamuk adalah hewan yang berbahaya. Tidak hanya menimbulkan bentol dan rasa gatal, tetapi juga bisa memakan korban jiwa.

Perlu diketahui, habitat nyamuk adalah wilayah tropis seperti misalnya negara Indonesia. Dengan suhu ini, nyamuk akan tinggal dan suka berkembang biak dengan baik.

Jenis-jenis Nyamuk Berbahaya dan Jadi Sumber Penyakit

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa jenis nyamuk dan bahaya penyakit yang ditimbulkan, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Aedes aegypti (Nyamuk DBD)

Penyakit demam berdarah tentu sudah tidak asing lagi didengar. Penyakit mematikan ini disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

Selain dapat menularkan penyakit demam berdarah dengue (DBD), nyamuk ini juga bisa menyebabkan penyakit chikungunya, demam Zika, dan demam kuning.

Jenis nyamuk ini gemar bertelur dan suka berada di lingkungan lembap, seperti tempat penampungan air, vas bunga, ember, dan lain sebagainya.

Telurnya mampu bertahan hingga 1 tahun lamanya tanpa air. Ketika ada cukup air, maka telur dapat berkembang menjadi larva, kemudian menjadi nyamuk dewasa.

2. Anopheles (Nyamuk Malaria)

Selain Aedes aegypti, ada juga jenis Anopheles. Nyamuk ini dikenal sebagai jenis nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit malaria.

Sebenarnya, jenis nyamuk ini ada sangat banyak, yaitu lebih dari 430 jenis. Namun, hanya 30-40 jenis nyamuk saja yang dapat menularkan parasit malaria.

Ciri tubuh nyamuk anopheles berwarna cokelat gelap dan ada pula yang hitam. Nyamuk ini akan membawa parasit Plasmodium yang menjadi penyebab penyakit malaria.

Parasit itu tumbuh dan berkembang biak pada sel hati dan sel darah merah di dalam tubuh manusia.

3. Culex quinquefasciatus (Nyamuk Air Kotor)

Culex quinquefasciatus atau dikenal sebagai nyamuk air kotor adalah nyamuk yang menyebabkan penyakit filariasis, west Nile fever, dan demam Zika.

Tubuhnya berwarna coklat dengan ukuran berkisar 3.96 hingga 4.25 mm. Sesuai namanya, nyamuk ini dapat berkembak biak di air yang kotor, seperti selokan, septic tank, dan kubangan air.

4. Aedes albopictus (Nyamuk Hutan/Nyamuk Macan)

Selanjutnya ada nyamuk Aedes albopictus atau Stegomyia albopicta yang punya genus sama dengan nyamuk DBD. Jenis ini merupakan nyamuk hutan yang hidup di negara tropis dan subtropis.

Warna tubuhnya cukup unik, yaitu belang hitam putih. Hal inilah yang membuatnya dikenal dengan nama nyamuk macan. Nyamuk ini dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti demam kuning, DBD, chikungunya, dan Zika.

Baca Juga: Waspada 5 Jenis Nyamuk yang Kerap Menjadi Sumber Penyakit
AS Lepaskan Miliaran Nyamuk Modifikasi Genetik Atasi Penyakit Berbahaya

5. Mansonia Uniformes (Nyamuk Tanaman Air)

Mansonia Uniformes adalah nyamuk yang menyebabkan penyakit filariasis. Nyamuk ini hidup dan berkembang biak di tanaman air.

Biasanya nyamuk ini hidup di daerah pedesaan dan area pertanian yang memiliki banyak tanaman air. Selain menyebabkan penyakit, larva nyamuk Mansonia akan mengambil oksigen dari tanaman air yang ada di sekitarnya.