Demam Berdarah Kian Merebak, Ini 7 Cara Mencegahnya

Ilustrasi fogging nyamuk (Wikimedia Commons)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Senin, 5 September 2022 | 23:00 WIB

Sariagri - Belakangan ini penyakit demam berdarah tengah menjadi wabah di berbagai daerah. Penyakit ini diketahui karena gigitan nyamuk jenis Aedes Aegypti. Meski terkesan sepele, faktanya gigitan nyamuk ini sangat berbahaya dan merengut nyawa.

Oleh sebab itu, sudah sepatutnya kita menjaga lingkungan sekitar agar rumah terhindar dari sarang nyamuk pembawa virus, kuman, atau parasit yang dapat menyebabkan berbagai penyakit.

Cara Efektif Mencegah Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah gigitan nyamuk, diantaranya:

1. Menggunakan produk pengusir nyamuk

Dahulu penggunaan nyamuk bakar dan elektrik memang bisa dikatakan cukup efektif untuk mengusir nyamuk. Namun, asap dan bahan kimia yang terkandung di dalamnya bisa menyebabkan masalah kesehatan, seperti gangguan pernapasan dan iritasi.

Saat ini sudah banyak jenis produk pengusir nyamuk yang tersedia di pasaran. Sobat Agri bisa menggunakan obat nyamuk atau raket listrik, yang dinilai relatif aman. Meski begitu, kamu tetap harus waspada jika di rumah ada bayi dan anak-anak atau penderita asma.

2. Memasang kelambu atau gunakan kipas angin

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memasang kelambu di sekeliling tempat tidur. Hal ini dilakukan untuk mencegah nyamuk dapat masuk dan menggigit kulit. Atau kamu juga bisa menggunakan kipas angin untuk menhalau nyamuk yang menempel dan akan menggigit kulit.

3. Tidak membuat genangan air

Tahukah Sobat Agri, bahwa genangan air adalah tempat kegemaran nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak. Oleh karena itu, pastikan kamu tidak membuat genangan air. Jika kamu mengisi ember, jangan biarkan dalam keadaan terbuka.

Tutup wadah dengan rapat agar nyamuk tidak bertelur di dalamnya. Untuk mencegah nyamuk berkembang biak di tempat penampungan air, seperti tangki air dan bak mandi, kamu bisa menaburkan larvasida ke dalamnya.

4. Membersihkan lingkungan sekitar rumah

Selain kebersihan di dalam rumah, lingkungan di sekitar kita juga perlu dijaga. Pastikan untuk menyapu halaman rumah setiap hari serta memangkas rumput dan tanaman secara rutin. Tak kalah pentingnya yaitu memasang kasa antinyamuk di setiap pintu dan jendela agar nyamuk tidak dapat menyelinap ke dalam rumah.

5. Menggunakan aromaterapi pengusir nyamuk

Saat ini, sudah banyak produk atau obat nyamuk yang sangat modern dan relatif aman digunakan. Salah satu cara untuk menjauhkan diri dari gigitan nyamuk, yaitu dengan menggunakan minyak esensial aromaterapi.

Selain itu kamu juga bisa menanam berbagai tanaman pengusir nyamuk, seperti bunga lawang, serai, lavender, eukaliptus, lemon, dan jeruk, diketahui efektif untuk mengusir nyamuk tanpa bahan kimia.

6. Menggunakan minyak atau losion antinyamuk

Cara lain dalam mencegah gigitan nyamuk, yaitu dengan menggunakan losion antinyamuk. Namun pastikan kamu menggunakan losion yang berbahan lembut, seperti picaridin dan minyak lemon eukaliptus.

Baca Juga: Demam Berdarah Kian Merebak, Ini 7 Cara Mencegahnya
Waspada 5 Jenis Nyamuk yang Kerap Menjadi Sumber Penyakit

Jika tak ada lotion, kamu juga bisa menggunakan minyak telon dan minyak kayu putih, yang memiliki kandungan serupa agar terhindar dari gigitan serangga.

7. Melakukan fogging

Fogging atau pengasapan termasuk salah satu cara yang kerap dilakukan untuk mencegah gigitan nyamuk. Sebaiknya pihak RT atau petugas setempat, menjadwalkan penyemprotan ini secara rutin di wilayahnya, tidak hanya ketika terjadi peningkatan kasus demam berdarah di suatu wilayah saja.