Lelang 12 Singa, Kebun Binatang di Pakistan Dikecam Pegiat Lingkungan

Ilustrasi Singa Menguap. (Sariagri/Pixabay)

Editor: M Kautsar - Senin, 8 Agustus 2022 | 18:15 WIB

Sariagri - Kebun Binatang Safari Lahore di Pakistan dilaporkan melelang dan menjual  sekitar 12 ekor singa kepada para kolektor. Hal itu dilakukan karena jumlah koleksi singa di kebun binatang tersebut melebihi kapasitas.

Wakil direktur kebun binatang Tanvir Ahmed Janjua mengaku Kebun Binatang Safari Lahore sekarang memiliki begitu banyak kucing besar sehingga singa dan harimau mereka harus bergiliran untuk mengakses padang.

“Kami tidak hanya akan membebaskan lebih banyak ruang di sini, tetapi pengeluaran kami untuk daging untuk memberi makan mereka juga akan berkurang,” katanya dikutip dari Huriyet Daily.

Kebun binatang saat ini menjadi rumah bagi 29 singa, dan para pejabat merencanakan pelelangan pada 11 Agustus untuk menjual 12 di antaranya. Hewan yang akan dilelang  berusia antara dua dan lima tahun. Ada juga enam harimau dan dua jaguar.

Konservasionis menentang penjualan tersebut. Kelompok lingkungan WWF mengatakan makhluk itu harus dipindahkan ke kebun binatang lain yang sudah mapan, atau membiakkan betina yang disterilkan atau diberi alat kontrasepsi. “Pertukaran hewan dan sumbangan antar kebun binatang adalah praktik yang diterima secara luas,” kata Uzma Khan dari organisasi tersebut.

“Begitu institusi seperti kebun binatang memberi label harga pada spesies satwa liar, itu mempromosikan perdagangan, yang kontraproduktif dengan konservasi,” tambahnya, seperti dilaporkan Hurriyet Daly.

Memelihara singa, harimau dan satwa liar eksotis lainnya sebagai hewan peliharaan tidak jarang di Pakistan, dan dipandang sebagai simbol status. Pemilik kaya memposting gambar dan klip video kucing besar mereka di media sosial, dan menyewakannya sebagai alat peraga untuk film dan pemotretan.

Pejabat kebun binatang telah menetapkan harga 150.000 rupee Pakistan (setara Rp9,9 juta) per singa, tetapi berharap masing-masing akan menghasilkan sekitar dua juta rupee.

Baca Juga: Lelang 12 Singa, Kebun Binatang di Pakistan Dikecam Pegiat Lingkungan
Gubernur Lampung: Konsep Wisata Hutan Menjaga Kelestarian



Namun, tidak sembarang orang bisa ikut serta dalam pelelangan. Janjua mengatakan pembeli harus terdaftar di otoritas provinsi dan menunjukkan bahwa mereka memiliki sarana untuk memberikan perawatan dan perlindungan yang tepat bagi makhluk itu.

Petugas veteriner kebun binatang Muhammad Rizwan Khan mengatakan kepada AFP bahwa upaya awal tahun lalu untuk melelang singa gagal karena pembeli potensial tidak memiliki dokumentasi atau lisensi yang diperlukan. Dengan sedikit undang-undang untuk melindungi kesejahteraan hewan, kebun binatang di seluruh Pakistan terkenal dengan fasilitasnya yang buruk, tetapi Kebun Binatang Safari Lahore dianggap sebagai salah satu yang terbaik, dengan luas lebih dari 200 hektar.

Video Terkait