Gajah Putih Langka Lahir di Myanmar, Publik Skeptis Menyambutnya

Ilustrasi gajah putih. (Foto: Wikimedia Commons)

Editor: Putri - Rabu, 3 Agustus 2022 | 20:15 WIB

Sariagri - Seekor gajah putih langka lahir di Myanmar. Kelahiran gajah putih tersebut diyakini banyak orang di negara mayoritas Buddha itu sebagai keberuntungan.

Mengutip surat kabar Global New Light of Myanmar, Rabu (3/8/2022), lahir pada Juli di negara bagian Rakhine barat, bayi gajah itu memiliki berat sekitar 80 kg dan tingginya sekitar 76 cm. 

Rekaman yang dirilis oleh TV pemerintah menunjukkan anak gajah itu mengikuti ibunya ke sungai. Anak gajah itu juga dimandikan oleh penjaganya, kemudian diberi makan.

Sang ibu, seekor gajah berusia 33 tahun bernama Zar Nan Hla, dipelihara oleh Perusahaan Kayu Myanmar di negara bagian Rakhine. Menurut laporan media setempat, bayi gajah itu memiliki tujuh dari delapan karakteristik yang terkait dengan gajah putih langka.

"Mata berwarna mutiara, punggung berbentuk cabang pisang raja, rambut putih, ekor khas, tanda petak keberuntungan di kulit, lima cakar di kaki depan dan empat di kaki belakang dan telinga besar," mengutip laporan surat kabar Global New Light of Myanmar.

Pengguna media sosial pertama kali mengunggah tentang kelahiran gajah, yang belum diberi nama, akhir bulan lalu.

Secara historis, gajah putih dianggap sangat menguntungkan dalam budaya Asia Tenggara. Banyak kerajaan terdahulu yang sebisa mungkin memelihara gajah putih untuk meningkatkan kekayaan mereka.

Tetapi biaya yang tinggi untuk memelihara binatang-binatang itu dan dikaitkan dengan gaya mewah memunculkan ekspresi modern di mana "gajah putih" adalah hal yang tidak berguna.

Baca Juga: Gajah Putih Langka Lahir di Myanmar, Publik Skeptis Menyambutnya
Seekor Bayi Gajah Sumatera Lahir di PLG Padang Sugihan Sumsel

Saat ini ada enam gajah putih di penangkaran yang dibangun militer Naypyitaw, menurut media pemerintah. Penangkaran tersebut tersebar di negara bagian Rakhine dan wilayah Ayeyarwady.

Dengan Myanmar yang terhuyung-huyung akibat kudeta militer 2021 dan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat antara militer dan warga sipil, reaksi banyak orang di media sosial terkait kelahiran gajah putih begitu skeptis.

"Apakah saya buta warna jika hanya melihat warna coklat," kata salah seorang warganet.

"Gajah hanya penting di zaman dulu," kata yang lainnya.

"Sekarang gajah malang itu harus masuk penjara," tukas warganet lainnya.

Video Terkait