Cina Alami Gelombang Panas, Pemerintah Ingatkan Soal Kebakaran Hutan

Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto: Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: M Kautsar - Minggu, 24 Juli 2022 | 21:30 WIB

Sariagri - Beberapa daerah di Cina akan mengalami suhu yang membakar selama sepuluh hari ke depan saat gelombang panas mulai terjadi. Di beberapa provinsi, pihak berwenang memperkirakan tingkat akan naik ke setidaknya 40 derajat Celcius.

Terkait hal itu, pemerintah telah memperingatkan soal kebakaran hutan yang dapat terjadi. Suhu panas akan mulai melonjak pada Sabtu (23/7/2022) menjadi hari "Sangat Panas" dalam kalender tradisional Cina, dikutip dari BBC.

Di Zhejiang, di tenggara, beberapa kota mengeluarkan peringatan merah sebagai peringatan tertinggi. Provinsi ini biasanya mengalami suhu tertinggi 20-an pada bulan Juli, tetapi tahun ini pemerintah setempat memperingatkan 40 derajat Celcius dalam 24 jam ke depan.

Untuk mengatasi musim panas, banyak orang di Cina beralih ke AC di rumah, kantor, dan pabrik mereka, namun hal itu dapat menyebabkan masalah bagi jaringan listrik nasional.

Baca Juga: Cina Alami Gelombang Panas, Pemerintah Ingatkan Soal Kebakaran Hutan
Setelah Eropa, Cina Siap-siap Hadapi Gelombang Panas

Permintaan bisa mencapai level tertinggi baru selama musim panas dan Kementerian Manajemen Darurat telah memperingatkan bahwa operasi yang aman akan menghadapi "ujian berat".

Gelombang panas menjadi lebih sering secara global, lebih intens, dan bertahan lebih lama karena perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia. Suhu di dunia telah menghangat sekitar 1,1 derajat Celcius sejak era industri dimulai dan suhu akan terus meningkat kecuali pemerintah di seluruh dunia melakukan pemotongan tajam terhadap emisi.

Video Terkait