Tragis! Pencari Katak Tewas Akibat Dililit Ular Sanca Kembang

Seorang pencari katak tewas dililit ular sanca. (Sariagri/Arief L)

Editor: M Kautsar - Rabu, 13 Juli 2022 | 10:30 WIB

Sariagri - Seorang pencari katak ditemukan tewas mengenaskan akibat dililit ular piton sepanjang 4 meter lebih di area persawahan Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Akibat serangan ular berukuran besar itu, korban meregang nyawa. Kejadian ini, sempat heboh dan menggemparkan warga. Meski demikian tak satupun warga yang berani mendekat, karena takut dipatuk ular tersebut.

“Korban teridentifikasi bernama Ponirin warga Kelurahan Nglegok Kecamatan Nglegok. Diduga korban tewas akibat dililit ular jenis sanca kembang. Penyebab kematian korban karena kesulitan nafas. Ini ditandai dengan luka memar di sekitar leher dan dada korban seperti bekas lilitan ular,” terang Kapolsek Nglegok, Iptu Nur Budi kepada Sariagri, Selasa (12/7/2022).

Insiden ini, imbuh Nur Budi, sempat menjadi tontonan warga. Bahkan saat kejadian, ular itu masih berada di samping korban. Saat berhasil dievakuasi, ditubuh korban juga ditemukan bekas gigitan ular di bagian dada sebelah kanan.

“Setelah berhasil mengamankan ular dan dimasukan dalam karung. Korban langsung kami evakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan,” tuturnya.

Pasca insiden, pencari katak tewas akibat dililit ular, petugas Damkar Kabupaten Blitar, langsung melakukan upaya penyisiran dilokasi kejadian.

Baca Juga: Tragis! Pencari Katak Tewas Akibat Dililit Ular Sanca Kembang
Kekenyangan, Ular Sanca Ini Tiba-tiba Muncul di Teras Warga Bogor

Selain menyisir areal persawahan, petugas juga melakukan pengecekan di sepanjang aliran sungai persawahan tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

“Penyisiran ini bertujuan untuk antisipasi jangan sampai ada korban berikutnya dari ular yang bersarang di area persawahan. Karena bukan tidak mungkin ada pasangannya atau ular lainnya. Sedangkan piton yang tertangkap ini selanjutnya kami serahkan ke BKSDA Jawa Timur untuk dilakukan penanganan,” tandas kasi penanggulangan dan investigasi Damkar Kab Blitar, Tedy Prasojo.

Video Terkait